SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan kawasan banjir di Kabupaten Bandung masuk zona waspada virus corona. Tepatnya di Dayeuhkolot.
Ridwan Kamil menjelaskan warga di sana akan menjalani rapid test virus corona.
"Di zona yang diduga perlu diwaspadai kami sudah mengirimkan alat tes cepat juga untuk menyampling pengungsi supaya kita bisa monitor," kata Ridwan Kamil saat meninjau banjir di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Rabu (1/4/2020).
Kalau ternyata negatif semua berarti situasi lebih aman terkendali tapi kalau di sampling itu ada yang positif, harus segera dilakukan tindakan kesehatan yang artinya warga akan ditarik ke unit-unit layanan kesehatan. Dia mengatakan di tengah situasi pandemi virus corona, BPBD sudah menyiapkan protap khusus untuk mengatasi pengungsi banjir di Kabupaten Bandung.
"Penanganan pengungsi dilakukan sesuai protap, kepada pengungsi pertama diberi masker, kedua dalam proses pengungsian di banyak titik dikasih jarak-jarak antarkeluarga untuk menjaga jarak aman dari sisi kesehatan pada masyarakat," kata dia.
Rabu ini, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Emil meninjau lokasi banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar.
Pada kesempatan tersebut Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak banjir karena banjir masih menerjang kawasan mereka meskipun telah dilakukan berbagai langkah pencegahan seperti pengoperasian Curug Jompong.
"Jadi kami mohon maaf mudah-mudahan secepatnya selesai sodetan Cisangkuy melengkapi dengan Curug Jompong yang saya lihat videonya tadi sudah maksimal ya. Memang belum bisa seratus persen menunggu dua urusan lagi, satu sodetan Cisangkuy dan danau baru yang ada di Andir yang juga dalam proses tahun ini konstruksi," kata Ridwan Kamil.
Orang nomor satu di Provinsi Jabar ini mengatakan banjir yang menerjang Kabupaten Bandung terjadi sejak Minggu (29/3) dan belum surut hingga hari ini dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum telah mengoperasikan Curug Jompong tapi debit air hujan yang besar tidak bisa dikendalikan sepenuhnnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil: Maaf Kabupaten Bandung Masih Banjir
"Tiga hari berturut-turut dari mulai hari Minggu, Senin dan Selasa. Curug Jompong sudah dimaksimalkan nanti videonya bisa dishare oleh BBWS. Jadi ini hanya bisa dikurangi kalau Sodetan Cisangkuy ini selesai kan tapi kan memang masih dikerjakan," kata Ridwan Kamil.
Menurut dia pembangunan Sodetan Cisangkuy ditargetkan bisa rampung pada akhir 2020 dan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
"Mudah-mudahan dengan kita percepat nanti dengan situasi seperti ini juga pekerjaan melambat mudah-mudahan ada yang bisa kita bantu dulu di situasi seperti ini," kata dia.
"Mudah-mudahan bisa memberi keringanan sambil tadi tim dari (Kementerian) PUPR merapatkan proses percepatan Sodetan Cisangkuy karena kalau Sodetan Cisangkuy itu selesai maka air tidak banyak yang datang ke Dayeuhkolot," lanjut Ridwan Kamil. (Antara)
Berita Terkait
-
Setukpa Lemdikpol: 300 Orang Positif Diisolasi, 1.250 Siswa Dicutikan
-
Peti Dipaku, Dilem lalu Kubur, Gubernur Sulsel: Tak Perlu Takut Corona
-
Dokter Pertama yang Temukan Pasien Corona di Wuhan Mendadak Hilang
-
Intip Pesona Kim Jaejoong yang Viral Gara-gara Buat Prank Soal Virus Corona
-
Kenali 4 Jenis Masker Sesuai Bahan dan Fungsi Penggunaannya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar