SuaraJabar.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bakal memberlakukan jam malam untuk meningkatkan social distancing sebagai langkah pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya telah menyepakati rencana pemberlakuan jam malam sebagai salah satu upaya meningkatkan social distancing dan physical distancing di daerah. Untuk selanjutnya, pemprov akan mengimbau kepada kepala daerah di tingkat kabupaten/kota untuk memberlakukan jam malam.
“Kita menyepakati agar merencanakan jam malam. Kami mengarahkan kepada kabupaten kota untuk segera melakukan upaya perlakuan jam malam,” ujar Emil sapaan Ridwan Kamil usai rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Senin (6/4/2020).
Emil mengungkapkan, pemberlakuakn jam malam sebagai upaya dan proses mendisiplinkan social distancing. Serta sebagai salah satu langkah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Bagian dari proses mendisiplinkan dan PSBB di wilayah Jabar,” ujar Emil.
Rencana ini, kata Emil, telah disetujui Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jabar melalui koordinasi dengan kepolisian di bawahnya.
“Tadi sudah disetujui oleh Pak Kapolda, asal berkoordinasi dengan kepolisian di bawah Polda,” ungkap Emil.
Sementara itu, menurut pantauan suara.com di laman situs pusat informasi dan koordinasi Covid-19 (Pikobar) hingga pukul 18.45 WIB, kasus pasien positif terpapar Covid-19 di Jawa Barat berjumlah 263 orang, 13 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 29 orang meninggal dunia.
Kontributor : Emi La Palau
Baca Juga: Resmi! Menkes Terawan Tolak Permintaan Anies untuk Nyatakan PSBB Jakarta
Berita Terkait
-
Resmi! Menkes Terawan Tolak Permintaan Anies untuk Nyatakan PSBB Jakarta
-
Pemprov Jabar Prioritaskan PSBB di Wilayah Perbatasan Langsung dengan DKI
-
Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 Terkait Kebijakan PSBB
-
Menkes dan Gugus Tugas Covid Butuh Waktu Dua Hari Putuskan PSBB di Daerah
-
Antisipasi Penularan Corona, Pemkab Tanah Datar Berlakukan Jam Malam
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kawal PPDB Jabar, Iwan Suryawan Janji 'Pelototi' Anggaran Sekolah Swasta Gratis
-
Pengamat Apresiasi Langkah Penguatan Tata Kelola BUMN demi Efisiensi dan Transparansi
-
Libur Idul Adha, Pantai Anyer Diserbu Ribuan Wisatawan
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA