SuaraJabar.id - Satu hari menjelang penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sejumlah warga di Kota Bogor mulai melakukan karantina wilayah di lingkungan sekitar secara mandiri. Setiap orang atau kendaraan yang hendak memasuki gang-gang perumahan warga akan diperiksa secara ketat.
Hal itu tampak terlihat di wilayah RW 17 Kelurahan Cilendek Barat, Bogor Barat, Bogor. Para pemuda yang tergabung dalam karang taruna setempat tampak berjaga di setiap portal pintu masuk perumahan warga.
"Karang taruna jaga di tiga portal, orang keluar masuk diperhatikan banget," kata seorang warga sekitar Irwan kepada Suara.com pada Selasa (14/4/2020).
Menurut Irwan, jauh sebelum Pemkot Bogor mengumumkan akan menerapkan kebijakan PSBB, para pemuda Karang Taruna telah lebih dahulu menyosialisasikan protokoler kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. Di sisi lain, warga sekitar juga telah diberikan tanda berupa stiker untuk memudahkan dalam mengindetifikasi yang bersangkutan merupakan warga setempat.
Sebab, kata Irwan, bagi warga lain yang hendak memasuki perumahan tersebut akan terlebih dahulu didata dan ditanyakan ihwal keperluannya. Setiap orang yang masuk nantinya akan terlebih dahulu diminta untuk mencuci tangan dan disemprotkan cairan disinfektan.
"Kalau bukan orang sini dimintain identitas dan ditanya kepentingannya apa. Terus, setiap yang masuk juga disuruh cuci tangan, kendaraan disemprot disinfektan," katanya.
Sebagaimana diketahui, Pemprov Jabar telah mengonfirmasi, pelaksanaan PPSB di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek). PSBB di wilayah tersebut mulai resmi dilaksanakan pada Rabu (15/4/2020) besok.
Keputusan ini dikeluarkan usai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyetujui pengajuan PSBB yang diajukan Pemprov Jawa Barat pada 8 April lalu.
Baca Juga: Suasana Hari ke-5 PSBB di Stasiun Manggarai
Berita Terkait
-
Pemkot Bogor Usul KRL Dihentikan Sementara, PT KCI: Kami Ikuti Aturan Saja
-
Curhatan Sopir Mikrolet saat Corona: Sehari Dapat Rp 50 Ribu Sudah Untung
-
Jelang Pemberlakukan PSBB, Begini Situasi Terkini di Kota Depok
-
Jelang PSBB Bodebek, 5 Kepala Daerah di Jabar Minta Operasional KRL Disetop
-
Penumpang KRL di Stasiun Cilebut Masih Mengular Pagi Ini
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga