SuaraJabar.id - Warga yang tinggal di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2020) digemparkan dengan berita sepasang suami istri tewas. Pasutri yang ditemukan tewas itu di rumahnya itu adalah Karyadi (55) dan Cristy Handayani (43).
Nana, salah satu warga mengaku kaget ketika melihat tetangganya sudah tak bernyawa. Sebab, pria ini mengaku sempat berbincang dengan Karyadi di depan rumahnya pada Minggu (26/4/2020).
Menurutnya, setelah selesai bercakap, Karyadi sempat membeli gorengan untuk berbuka puasa.
"Hari Minggu masih nongkrong, ngobrol pokokknya. Jam 5 sore almarhum pergi beli gorengan," ujar Nana kepada Suara.com di lokasi.
Lantaran sudah mendekati waktu berbuka puasa, Nana pun akhirnya masuk ke dalam rumahnya. Saat sebelum Magrib sekitar pukul 17.30 WIB, Nana mengaku mendengar suara istri Karyadi terisak-isak.
Menurutnya, suara tangisan yang didengarnya itu cukup lama hingga sekitar pukul 19.00 WIB.
"Hari Minggu kemarin enggak kedengaran berantem, cuma kedengaran nangis saja. Lama-lama jam 7 malam enggak kedengaran lagi suaranya," ucap dia.
Saat hendak bertugas jaga ronda sekitar pukul 23.30 WIB, Nana mengaku sempat melihat pintu rumah Karyadi terbuka dan lampu yang masih dalam keadaan menyala.
"Saya berangkat ronda jam setengah 12 malam ko pintu terbuka, lampu masih nyala. Saya belum ngeh, mungkin kata saya belum pada akur kali ya. Saya pulang ronda jam setengah 4 pagi juga lampu nyala dan pintu masih terbuka," ucap dia.
Baca Juga: Lagi Dikepung Pandemi Corona, 20 RW di Jakarta Terendam Banjir
Keesokan harinya, Senin (27/4/2020), saat hendak berangkat kerja, Nana juga mengatakan posisi pintu dan lampu rumah Karyadi tetap seperti yang semalam dirinya lihat. Usai pulang kerja sekitar pukul 12.30 WIB, ia kembali melihat kondisi rumah juga masih sama.
Lantaran ada kecurigaan, Nana pun lalu memberanikan diri untuk memanggil Karyadi di dekat rumahnya. Namun anggota keluarga di rumah itu tetap saja tak menyahut. Saking penasaran, Nana kemudian menanyakan kepada tetangga lain yang tinggal di belakang rumah Karyadi. Tak berapa lama, Nana lalu menghubungi Ketua RT setempat untuk mengecek kondisi rumah pasutri tersebut.
"Saya panggil-panggil pak Kadir (panggilan Karyadi) enggak ada suara. Saya nanya ke tetangga bawah, lihat mas Kadir keluar enggak. Saya bilang pintu dari semalam terbuka dan lampu masih nyala. Jadi saya buru-buru telepon pak RT," ucap dia.
Sebelum masuk, Ketua RT sudah meminta izin Babinsa untuk melihat kondisi di dalam rumah. Saat masuk mereka kaget pasutri tersebut dalam keadaan tergeletak di lantai dengan lokasi yang berbeda.
Karena itu dirinya dan Ketua RT dan Ketua RW dan tetangga menunggu kepolisian untuk melihat kondisi pasutri yang tewas.
"Lagi belum datang pak RW, pak RT ngintip di pintu yang samping, pak RT kaget melihat pak Karyadi sudah tergeletak di dapur. Pak RT langsung telpon Babinsa kita disilahkan masuk tapi jangan pegang-pegang apapun. Masuk mau melihat jasad suaminya, belum sampai ke dapur, melihat istrinya sudah tergeletak juga, langsung kami keluar baru nunggu polisi datang," ucap dia.
Berita Terkait
-
Karyadi dan Istri Tewas, KK hingga Buku Tabungan Diboyong Pihak Keluarga
-
Tak Ada Sinar Matahari, Begini Suasana Sel Napi Anggota Geng di El Salvador
-
Suami Mendadak Tewas usai Bunuh Istrinya, Keluarga Datangi Rumah Karyadi
-
Rintihan Tangisan Istri Sebelum Meregang Nyawa Dibunuh Suami di Dapur
-
Leher Kakek Tarif Digorok saat Adzan Isya, Darah Mengucur ke Kasur
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan