SuaraJabar.id - Satu warga meninggal dunia saat banjir dan longsor menerjang belasan rumah di Kampung Suruluk, Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor saat warga sedang sahur.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan peristiwa banjir dan longsor tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (13/5/2020) dini hari.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membuat aliran mata air yang berada di atas perkampungan meluap kemudian disusul longsor.
"Jadi infomasi dari warga di atas kampung itu ada mata air, karena hujan meluap dan longsor. Jarak dari kampung ke mata air sekitar 300 meter," kata Adam, dihubungi Suara.com, Rabu (13/5/2020).
Akibat bencana tersebut, 14 rumah warga rata dengan tanah karena tertimbun material longsor. Selain itu, satu warga bernama Samsu (40) sempat tertimbun dan ditemukan meninggal dunia.
"Ada 14 rumah yang rusak berat. Jenazah sudah ditemukan 30 menit yang lalu," jelasnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan sudah berada di lokasi kejadian untuk melakuka pendataan dan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
"Dievakuasi ke majelis taklim, anggota sudah di lokasi," tutup Adam.
Kontributor : Zian Alfath
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik di Semarang Banjir dan Longsor
Berita Terkait
-
Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Bogor Kebanjiran, Jalan Tertimbun Longsor
-
Pakai Jaket Bomber, Jokowi Tinjau Lokasi Longsor yang Tewaskan 7 Warga
-
Bank BJB Bantu Korban Longsor di Kabupaten Bogor
-
Warga Terdampak Longsor Tembus 17 Ribu Jiwa, Bupati Bogor Janji Relokasi
-
Daerah Longsor di Bogor akan Dijadikan Lokasi Penghijauan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa