Meskipun tidak bisa pulang ke rumah, Heri tetap merasa beruntung. Sebab, almamaternya tetap memperhatikan mahasiswa-mahasiswa yang ‘terjebak’ di Jatinangor seperti Heri.
Hampir setiap minggunya, Heri dan rekan lainnya mendapatkan pasokan sembako secara rutin dari manajemen kampus.
“Unpad termasuk kampus yang perhatian sama mahasiswa, karena hampir setiap minggu mahasiswa yang masih di Nangor diberi sembako secara merata,” kata Heri.
Hal ini dirasa sangat membantu Heri, terutama di tengah Ramadan dan PSBB. Menurutnya, banyak penjual makanan yang tutup dan tidak beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Pemberian sembako ini, kata Heri, sedikit banyak mempermudah dirinya selama menjalani aktivitas di Jatinangor.
“Bantuan sembako, kadang makanan dari Unpad rutin. Hampir setiap minggu ada,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Sumedang Bukan Cuma Tahu! Ini 3 Hidden Gem Wisata Alam Estetik yang Wajib Kamu Kunjungi
-
Ketua DPRD Bogor Desak Polisi 'Sikat Habis' Tambang Emas Ilegal di Pongkor dan Cigudeg
-
Dilema Perut vs Aturan di Pongkor: ESDM Akui Marak Tambang Emas Ilegal di Bogor
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 17 Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap Identifikasi SDA
-
Baru Kumpul Tahun Baru, Keluarga Pramugari Esther Aprilita di Bogor Masih Berharap Mukjizat