Meskipun tidak bisa pulang ke rumah, Heri tetap merasa beruntung. Sebab, almamaternya tetap memperhatikan mahasiswa-mahasiswa yang ‘terjebak’ di Jatinangor seperti Heri.
Hampir setiap minggunya, Heri dan rekan lainnya mendapatkan pasokan sembako secara rutin dari manajemen kampus.
“Unpad termasuk kampus yang perhatian sama mahasiswa, karena hampir setiap minggu mahasiswa yang masih di Nangor diberi sembako secara merata,” kata Heri.
Hal ini dirasa sangat membantu Heri, terutama di tengah Ramadan dan PSBB. Menurutnya, banyak penjual makanan yang tutup dan tidak beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Pemberian sembako ini, kata Heri, sedikit banyak mempermudah dirinya selama menjalani aktivitas di Jatinangor.
“Bantuan sembako, kadang makanan dari Unpad rutin. Hampir setiap minggu ada,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026