SuaraJabar.id - Sebuah gudang beras di Kota Tasikmalaya diserang sekelompok orang tidak dikenal, Selasa (18/11/2020). Akibatnya, 2 orang pegawai terluka lantaran dianiaya.
Gudang beras tersebut terletak di di Kampung Pamijahan, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Gudang itu merupakan milik CV Bintang Jaya.
Aksi penyerangan sekelompok orang ini terekam kamera pengawas atau CCTV gudang. Dalam rekaman CCTV, sekelompok orang tersebut datang menggunakan kendaraan roda 4.
Mereka langsung masuk ke halaman dan sebuah ruangan yang ada di areal gudang. Kedatangan sekelompok orang ini kemudian ditemui oleh salah seorang pegawai gudang beras yang merupakan bagian humas perusahaan.
Mereka pun diajak untuk masuk ke ruang tamu dan bertemu pemilik gudang Dede Dayat Sudrajat. Humas gudang penyalur beras CV Bintang Jaya Roni Nurbani mengatakan, pihaknya tidak mengenal orang-orang yang datang dan melakukan penganiayaan dan perusakan fasilitas gudang.
Dirinya juga mengaku tidak begitu paham dengan apa yang menjadi akar permasalahannya.
“Saya tidak begitu mengenal mereka. Saya ajak bicara mengenai apa yang menjadi persoalannya di ruang tamu tapi tidak tahu pasti apa permasalahannya” ujar Roni.
Menurutnya, saat seorang karyawan bernama Agus masuk ke dalam ruangan kemudian duduk dan berbicara, tiba-tiba salah seorang dari sekelompok orang tersebut langsung memukul Agus. Dari situ dia pun turut dipukuli dan dikeroyok.
“Awalnya teman saya yang tiba-tiba dipukul. Saya dikeroyok. Tangan dan kaki saya dikunci oleh mereka. Bahkan saya dipukul oleh stik billiar yang ada di ruang tamu,” ucap Roni.
Baca Juga: Bus Jamaah Pengajian Masjid At-Tohirin Terperosok ke Jurang di Tasikmalaya
Ia menambahkan, dia dan Agus mengalami luka di bagian kepala hingga harus mendapat perawatan medis di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya dan untuk keperluan visum.
“Tas saya berisi uang Rp 9 juta pun hilang dari kejadian itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Indihiang Polresta Tasikmalaya Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada sekelompok orang yang menyerang sebuah gudang beras di wilayah Pamijahan, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian yang memasang garis polisi.
“Sejauh ini penyebab dugaan penyerangan ini masih dalam penyelidikan,” ujar Didik.
Ia menuturkan, pihaknya masih memintai keterangan sejumlah saksi dan mengutamakan pemulihan situasi agar kembali aman dan tetap kondusif.
“Kami sudah sarankan untuk membuat laporan polisi ke Polresta Tasikmalaya agar kasus ini segara ditangani,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi