SuaraJabar.id - Atap bangunan SD Negeri Neglasari di Kampung Tegalbuleud RT 16/04 Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi ambruk pada Kamis (19/11/2020) kemarin. Peristiwa ini diduga akibat tingginya intensitas hujan selama beberapa hari ini.
Dari data yang dihimpun Sukabumiupdate.com-jaringan Suarajabar.id, dua ruangan itu adalah ruang perpustakan dan satu ruang kelas yang berdampingan, di mana keduanya mengalami rusak berat karena atap bangunan yang ambruk.
Kepala Desa Neglasari Rahmat Hidayat membenarkan peristiwa itu saat dikonfirmasi awak media.
"Ya benar, ada dua ruangan yang ambruk, satu perpustakan dan satu ruang kelas yang berdampingan. Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB," jelasnya.
Beberapa keterangan menyebutkan, nampak sudah ada retakan pada bangunan tersebut. Hal itu diperparah dengan hujan intensitas tinggi selama sepekan yang akhirnya mengakibatkan atap bangunan ambruk.
"Sudah dicek oleh pihak sekolah dan Muspika Lengkong. Tidak ada korban jiwa karena tidak ada kegiatan belajar mengajar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Peta Politik 2026 Bergejolak, Ini 6 Temuan Krusial Survei Tempo Data Science
-
Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
-
Frits Fanggidae Dorong Pemerintah dan Anak Muda Bersatu Pulihkan NTT Pascagempa
-
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, Pentingnya Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting