- CSR PIK2 menggelar program Sehat on the Road Volume 9 di Kecamatan Mauk dan Teluknaga untuk mengedukasi pencegahan stunting.
- Kegiatan pada 20 Agustus 2026 tersebut menyediakan edukasi gizi dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil serta keluarga balita.
- Program ini mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat karena berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya nutrisi sejak masa kehamilan.
SuaraJabar.id - Pencegahan stunting tidak dimulai ketika anak sudah tumbuh besar. Upaya tersebut justru perlu dilakukan sejak masa kehamilan, bahkan terus berlanjut hingga anak berusia dua tahun.
Pesan itu menjadi salah satu fokus Sehat on the Road Volume 9 yang digelar CSR PIK2 di Kecamatan Mauk dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Program tersebut mengangkat tema 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau 1.000 HPK dengan sasaran ibu hamil, kader Posyandu, serta keluarga yang memiliki balita.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai gizi seimbang, kesehatan ibu hamil, pencegahan stunting, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan anak juga disediakan untuk melengkapi kegiatan edukasi.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Jennifer Uriah mengatakan pengetahuan mengenai stunting dan pemenuhan gizi selama 1.000 HPK masih harus terus disosialisasikan kepada masyarakat.
“Seminar ini sangat penting dilakukan karena ibu-ibu hamil sekarang masih banyak yang belum mengetahui tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang selama masa kehamilan sampai anak berumur dua tahun,” ujar Jennifer.
Periode 1.000 HPK mencakup masa kehamilan hingga anak memasuki usia dua tahun. Pada fase inilah kecukupan nutrisi dan kondisi kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak.
Kepala Puskesmas Kecamatan Mauk Allan Sartana menyambut positif kehadiran program tersebut.
Baca Juga: Angka Stunting di Kabupaten Bogor Turun 20 Persen, Bachril Bakri: Prestasi Luar Biasa
“Kami mengucapkan terima kasih kepada CSR PIK2 yang telah menyelenggarakan edukasi dari dokter spesialis kebidanan mengenai 1.000 hari pertama kehidupan untuk generasi mendatang,” kata Allan.
Kegiatan serupa kemudian dilanjutkan di Kecamatan Teluknaga pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Plt Camat Teluknaga Kurnia mengatakan edukasi kesehatan yang dilakukan Agung Sedayu Group bersama Yayasan Suci Indonesia dan Rumah Sakit Suci Cengkareng dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan persoalan stunting.
“Ini sangat penting sekali untuk edukasi ke masyarakat kami di wilayah Kecamatan Teluknaga karena untuk mengintervensi dan memberikan pengetahuan terkait stunting,” tutur Kurnia.
Bagi peserta, materi yang diberikan tidak hanya menambah informasi, tetapi juga menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan kebutuhan kesehatan selama kehamilan.
Siti Wulandari yang sedang hamil 33 minggu mengaku baru semakin memahami pentingnya nutrisi sebelum bayi lahir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
Terkini
-
Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
-
Frits Fanggidae Dorong Pemerintah dan Anak Muda Bersatu Pulihkan NTT Pascagempa
-
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, Pentingnya Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting
-
Buntut Wacana Pergantian Pemerintahan, PSI Tak Akan Terima Budi Arie sebagai Anggota