SuaraJabar.id - Rumah Singgah Kemanusiaan Terpadu yang terletak di kawasan Sukajadi, Kota Bandung terendam banjir, Kamis (24/18/2020). Akibatnya, puluhan pasien dan keluarganya terpaksa diungsikan ke tempat aman.
Hujan deras mengguyur Kota Bandung sejak sore tadi membuat beberapa titik di kota ini terendam banjir. Kawasan Sukajadi menjadi salah satu daerah yang terkena banjir.
Kondisi ini membuat sebanyak 13 orang pasien dan kerabat pasien yang tengah menginap di Rumah Singgah Kemanusiaan Terpadu, Sukajadi harus diungsikan, karena rumah singgah untuk masyarakat yang tidak mampu itu ikut terendam banjir.
Ketua Rumah Singgah, Lina Hamzah mengatakan, hujan yang terjadi sore mengakibatkan saluran air meluap. Luapan air mengarah ke pemukiman warga di Sukajadi bawah.
Baca Juga: Ruas Jalan Dago yang Ditutup Malah Jadi Sirkuit Balap Liar
"Kasur semua terendam. Sekarang para pasien tengah diungsikan sementara ke masjid," kata Lina.
Pasien-pasien itu, rencananya akan menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit di Kota Bandung. Mereka yang ada di rumah singgah, berasal dari berbagai daerah. Di antaranya Tasikmalaya, Sumedang dan Subang.
"Air masuk kedalam ruangan selutut, sementara pasien diungsikan ke mesjid dulu. Semua kasur dan persediaan makanan terkena air banjir," ucapnya.
Banjir lumpuhkan Pasteur
Sementara itu, banjir juga melumpuhkan jalanan di Pasteur, tepatnya, sepanjang di depan Mall BTC. Ketinggian air mencapai satu meter.
Baca Juga: Dua Rumah di Bantaran Sungai Citepus Bandung Roboh Terseret Arus
Dari informasi yang dihimpun, ada 3 unit mobil yang terjebak di dalam genangan banjir. Hingga saat ini belum diketahui ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian tersebut.
Berita Terkait
-
Profil Frans Datta, Rektor Universitas Maranatha yang Jawab 'Tantangan' Walkot Bandung
-
Trauma Kasus Yana Mulyana, Wali Kota Bandung Farhan Minta Bimbingan KPK untuk Pencegahan Korupsi
-
Kekayaan Muhammad Farhan di LHKPN, Berani Tolak Suap Proyek Rp3 Miliar
-
Farhan Koar-Koar Ogah Diajak Main Film Usai Jabat Wali Kota Bandung, Siapa Kena Sindir?
-
Skandal Bandung Smart City: KPK Dalami Aliran Dana ke DPRD, 9 Saksi Diperiksa
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?