SuaraJabar.id - Beberapa warga Kabupaten Pangandaran mengaku tidak merasakan getaran atau guncangan dari gempa bumi tektonik kekuatan magnitudo 4,7 skala richter (SR) pada Jumat (15/1/2021) sekira pukul 21.17 WIB tadi.
Andi Nuroni, pegiat literasi di Pangandaran mengatakan dirinya tengah mengendarai kendaraan bermotor ketika gempa terjadi.
"Tidak terasa ada getaran," kata Andi ketika dihubungi.
Senada dengan Andi, Endin warga Pangandaran lainnya mengatakan ia tengah berada di dekat pintu masuk kawasan Pantai Pangandaran.
Ia mengaku sama sekali tidak merasakan ada getaran atau goncangan seperti layaknya beberapa gempa yang pernah terjadi sebelumnya.
"Malah tahu ada gempa dari Instagram. Saya malah kaget soalnya tidak merasakan apa-apa. Teman saya juga sama (tidak merasakan getaran)," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Gempa tersebut diketahui berlokasi di 8,48 LS-108,66 BT atau 88 kilometer tenggara Kabupaten Pangandaran di kedalaman 57 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan, jika diperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.
Hal tersebut terjadi karena aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Baca Juga: Dampak Gempa Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi juga dirasakan di Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, Banjar, hingga Garut.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut. Hingga pukul 21:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tulisnya melalui keterangan resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026