2. Tukang Pikul Jenazah Kecewa Dituding Lakukan Pungli
Koordinator Jasa Pikul Jenazah Covid-19 Pemakaman Cikadut Bandung, Fajar, mengatakan petugas jasa pikul merasa kecewa karena dianggap melalukan pungli.
"Kita selalu dikatakan Pungli, dikatakan pungli yang terlontar dari akunnya mang Oded juga ada kata-kata bahwa kita masih aja tega disaat-saat ada jenazah kita memanfaatkan, terus ada kata-kata kita itu berbisnis," ujarnya di Pemakaman Covid Cikadut.
Fajar menuturkan, pihaknya tidak pernah melakukan pungli terhadap proses pemakaman jenazah Covid-19.
"Kalau setahu saya yang namanya pungli itu seperti meminta uang tanpa pekerjaan itu pungli, namun kita kan di sini keluar keringat kita bekerja kita mengeluarkan jasa, si ahli waris memberi mungkin memberi dengan rasa ikhlas mungkin itu tidak bisa disebut pungli," katanya.
3. Tukang Pikul Jenazah Lakukan Aksi Mogok
Tukang pikul peti jenazah pasien Covid-19 di Pemakaman Cikadut, Kota Bandung kecewa dengan pernyataan Wali Kota Bandung yang mengatakan mereka melakukan pungutan liar (pungli) pada keluarga jenazah Covid-19.
Koordinator Jasa Pikul Jenazah Covid-19 Pemakaman Cikadut Bandung, Fajar, mengatakan petugas jasa pikul merasa kecewa karena dianggap melalukan pungli.
4. Jenazah di Pemakaman Cikadut terlantar
Baca Juga: Pengangkut Jenazah Mogok, Ini Kata Keluarga Jenazah Covid-19
Aksi mogok yang dilakukan tukang pikul jenazah berdampak pada keluarga jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan di Cikadut. Mereka harus menggotong sendiri peti mati dari tempat parkir hingga liang kubur secara mandiri di Pemakaman Cikadut.
Pemandangan seperti ini mulai terlihat di pemakaman Cikadut pada Rabu (27/1/2021)
Pantauan SuaraJabar.id, hingga Rabu siang (27/1/2021) mereka menolak memanggul peti dari tempat parkir hingga liang kubur di Pemakaman Cikadut, Kota Bandung.
Jarak yang ditempuh sekitar 400 meter dari tempat parkir hingga liang kubur. Hingga siang kemarin, total ada 3 jenazah Covid-19 yang dimakamkan di Pemakaman Cikadut. Namun, tidak ada satupun petugas yang memikul peti jenazah tersebut.
5. Pengakuan Keluarga Jenazah Covid-19
Di balik isu adanya pungli sebesar Rp2 juta itu, ada keluarga jenazah Covid-19 yang mengaku terbantu dengan jasa para pengangkut peti mati di TPU Cikadut.
Berita Terkait
-
Pengangkut Jenazah Mogok, Ini Kata Keluarga Jenazah Covid-19
-
Cerita Tukang Panggul Jenazah COVID-19 Cikadut Sakit Hati ke Wali Kota Oded
-
Gara-gara Mang Oded, Begini Nasib Jenazah Covid-19 di Kota Bandung
-
Miris! Keluarga Gotong Sendiri Jenazah COVID-19 di Pemakaman Cikadut
-
Tok! PSBB Kota Bandung Diperpanjang hingga 8 Februari 2021
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal