SuaraJabar.id - Ratusan warga binaan Lapas Sukamiskin Bandung menjalani tes usap. Dari ratusan warga binaan, terlihat narapidana korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto juga mengikuti tes usap.
Kabag Tata Usaha Lapas Sukamiskin Nunus Ananto mengatakan seluruh orang yang beraktivitas di Lapas Sukamiskin termasuk petugas lapas, pegawai koperasi, dan petugas kebersihan juga turut mengikuti tes usap tersebut.
"Hari ini hampir 100 persen kita sasar semua, di mana kita laksanakan 457 orang ikuti tes usap," kata Nunus di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/2/2021).
Dalam pelaksanaan tes usap itu, Setya Novanto hadir mengenakan kemeja berwarna abu-abu. Mantan Ketua DPR RI itu duduk menunggu giliran bersama dengan mantan Wali Kota Tomohon Jefferson Rumajar.
Selain kedua tokoh itu, hadir pula mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada yang turut mengikuti tes usap tersebut. Mereka antre bergiliran bersama dengan sejumlah narapidana korupsi lainnya.
"Alhamdulillah mereka proaktif untuk melaksanakan tes usap, dan kita tadi sudah lihat sendiri, bahwa pelaksanaan berjalan dengan lancar," kata Nunus
Menurut Nunus, pelaksanaan tes usap di Lapas Sukamiskin itu bekerjasama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat.
Hasil tes usap itu, kata dia, paling lambat keluar pada Senin (8/2) mendatang. Sehingga saat ini protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat di Lapas Sukamiskin.
Beberapa waktu sebelumnya, dia menjelaskan, enam orang di Lapas Sukamiskin dinyatakan positif COVID-19. Salah satu di antaranya, kata dia, perlu dilakukan isolasi dan perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Dramatis! Pertahankan HP, Abang Nasi Goreng Hindari Sabetan Celurit Begal
Sedangkan, menurutnya lima orang lainnya menjalani isolasi secara mandiri dengan pengawasan petugas. Maka dari itu, seluruh orang di Lapas Sukamiskin tanpa terkecuali perlu mengikuti tes usap Covid-19 tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung
-
Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League
-
Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan
-
Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum
-
Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor
-
Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
-
Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam
-
Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory