SuaraJabar.id - Harapan pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk mendulang cuan saat lebaran tahun ini terbuka lebar seiring diizinkannya wisatawan dari luar Bandung Raya piknik ke Bandung Barat.
Meski begitu, para pelaku wisata di Bandung Barat, khususnya kawasan wisata Lembang masih cemas lantaran ada penyekatan yang dilakukan petugas gabungan.
"Kan ada penyekatan juga. Tapi mudah-mudahan tetap dibolehkan," ujar Publik Relation Farmhouse Intania Setiati kepada Suara.com, Rabu (28/4/2021).
Ia mengaku sejauh ini belum menerima informasi resmi dari pemerintah dari Pemkab Bandung Barat perihal kunjungan wisatawan pada lebaran tahun ini.
Meski begitu, mereka berharap wisatawan dari luar Bandung Raya tetap diperkenankan pelesiran ke KBB saat lebaran nanti.
Seperti diketahui, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan larangan mudik tahun ini. Periode larangan mudik itu sudah berlaku sejak 22 April, dan akan berlangsung hingga 24 Mei mendatang.
Namun khusus mobilitas mudik di kawasan Bandung Raya, seperti KBB, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi tetap diperbolehkan. Artinya, kunjungan antarwarga di kawasan Bandung Raya tetap bisa dilakukan.
Di tengah ketidakpastian itu, dirinya berharap wisatawan lokal Bandung Raya banyak yang berkunjung saat libur lebaran nanti. Meskipun diakuinya sejauh ini pengunjung dari luar daerah seperti Bekasi dan Jakarta menyumbang angka kunjungan cukup banyak.
Hal serupa dikatakan General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC), Sapto Wahyudi. Pihaknya berharap wisatawan dari luar Bandung Raya diizinkan masuk kawasan wisata Lembang.
Baca Juga: Jutaan Santri Indonesia Gigit Jari, Menteri Agama Tolak Dispensasi Mudik
"Harapannya seperti itu. Tapi belum tau nih. Apalagi di sekitar sini kan jadi titik penyekatan pemudik juga," ujar Sapto.
Sebelumnya, Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB mengizinkan perjalanan lintas daerah dengan tujuan wisata. Termasuk dari Jakarta dan Jawa Timur.
"Memang betul anjuran pemerintah pusat tidak boleh mudik, namun tetap boleh piknik. Wisata asal luar Bandung Raya kenapa tidak, selama mereka bisa menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Disbudpar KBB, Heri Pratomo.
Heri bahkan meminta aparat kepolisian di sejumlah pos penyekatan mudik bisa mengizinkan lewat bagi wisatawan. Menurutnya, aparat bisa melihat perbedaan pemudik dengan wisatawan dari barang bawaan mereka.
"Di Lembang kawasan Cikole itu ada pos penyekatan yang dijaga polisi. Mohon diizinkan bagi wisatawan. Barang bawaan para wisatawan kan beda dengan pemudik," tukasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Tak Dibuang Tapi Dibantu, Igor Tolic Buka Suara Keputusan Lepas Ramon Tanque