SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bandung tak mau kejadian membeludaknya pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan dan mal pada 1 dan 2 Mei 2021 kemarin terulang.
Mencegah kerumunan masyarakat yang berburu baju Lebaran, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan bakal memperbanyak petugas di sejumlah pusat perbelanjaan.
Menurutnya dalam suasana menjelang Lebaran, fenomena maraknya orang yang berbelanja sudah lazim terjadi. Namun di situasi pandemi COVID-19 ini menurutnya protokol kesehatan harus diterapkan.
"Jadi betul perlu diperbanyak Satgas," kata Oded di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/5/2021).
Dia pun mengaku akan menginstruksikan kepada jajaran petugas aparatur pemerintahan yang ada di lapangan agar terus berupaya meminimalisir adanya kerumunan masyarakat.
"Saya ingatkan ke teman-teman di larangan mereka harus mengupayakan memperkecil kerumunan itu," kata Oded.
Pasalnya dalam Peraturan Wali Kota Bandung tentang pembatasan sosial dikatakan bahwa pusat perbelanjaan harus membatasi pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas.
Namun sebelumnya pada Minggu (2/5), ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Bandung memadati salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bandung yakni Pasar Baru Trade Center Bandung.
Dengan adanya ribuan masyarakat itu, kerumunan menjadi tak terkendali sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Padahal Oded pun sebelumnya menginginkan agar protokol kesehatan diterapkan ketat di Bandung agar tak seperti India yang alami lonjakan kasus COVID-19. [Antara]
Baca Juga: Sabu Seberat 640 Gram Gagal Beredar di Kota Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Puncaki Peringkat, XL Ultra 5G+ Resmi Dinobatkan sebagai Internet Tercepat di Indonesia versi Ookla