SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau semua kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan Salat Idul Fitri atau Salat Id di kediamannya masing-masing.
Ridwan Kamil mengatakan, itu senada dengan Presiden Joko Widodo yang menyatakan akan Salat Id di Istana Bogor, tidak di Masjid Istiqlal.
"Saya tadi sudah mengimbau agar kepala daerah juga melaksanakan di kediaman masing-masing," ungkapnya dalam konferensi pers seusai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di bulan Ramadhan dan koordinasi menghadapi libur Idul Fitri 1442 H Wilayah Jawa Barat, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (11/5/2021).
Ridwan Kamil sendiri menyatakan, ia bakal melaksanakan Salat Id di rumah dinasnya di Gedung Pakuan.
"Saya sendiri akan salat di kediaman karena di belakang ada masjid juga. Jadi saya salat di rumah, seperti halnya bapak presiden juga sudah memutuskan tidak salat di Istiqlal tapi di Istana Bogor," katanya.
Ridwan menegaskan, Salat Id berjamaah tetap bisa dilaksanakan oleh masyarakat di masjid-masjid atau musala yang berada di zona hijau atau kuning dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan, di antaranya pembatasan jemaah 50 persen dari kapasitas.
Sementara, bagi bagi masyarakat yang berada di zona oranye atau merah diminta untuk melaksanakannya di rumah masing-masing.
"(Untuk) zona merah dan oranye itu silakan (Salat) Idulfitri di rumah saja, yang di masjid itu zona kuning dan hijau kapasitas 50 persen," jelasnya.
Ridwan mengingatkan, zonasi itu didasarkan pada penetuan zonasi RT/RW bukan zonasi kota kabupaten. Sehingga, meski berada di kota atau kabupaten yang sama, penyelenggaraan Salat Idul Fitri bisa berbeda-beda, ada yang dibolehkan di masjid, ada pula yang dianjurkan di kediamannya masing-masing.
Baca Juga: Masjid Agung Medan Bakal Gelar Salat Idulfitri, Jemaah Wajib Pakai Masker
"Zonasi ini bukan zonasi kota kabupaten tapi RT RW yang ditetapkan oleh satgas (satuan tugas) kota kabupaten. Jadi, di Bandung macam-macam, yang RT/RW-nya zona merah-oranye tidak boleh, tapi yang RT/RW-nya kuning dan hijau itu bisa di masjid," tegasnya. [Suara.com/ M Dikdik RA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor
-
Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
-
Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam
-
Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory
-
BRI Perkuat Digitalisasi Bisnis Lewat Qlola Mobile, Aktivasi Tanpa ke Cabang