SuaraJabar.id - Herman Suherman-TB Mulyana baru saja dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, kemarin (18/5/2021).
Kini, segudang pekerjaan menanti pasangan itu. Salah satunya adalah merealisasikan janji kampanye yang pernah mereka lontarkan untuk memikat pemilih.
Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin merupakan pasangan dengan lima partai pengusung yaitu PDI-P, Partai Golkar, Partai Nasdem, PAN, dan PPP.
Saat kampanye, pasangan ini memiliki visi untuk Mewujudkan Cianjur Manjur Berakhlak Mulia. Ada lima misi yang mereka usung:
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, bertakwa dan berakhlak mulai menyambut era society 5.0.
- Mengembangkan ekonomi kerakyatan dan berbasis potensi lokal yang mandiri dan berdaya saing tinggi sesuai dengan tuntutan era industri 4.0.
- Melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk mengurangi kesenjangan serta mendukung peningkatan dan pemerataan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
- Meningkatan pengelolaan dan perlindungan sumber daya alam untuk menjamin keseimbangan dan kelangsungan lingkungan hidup.
- Memantapkan reformasi dan transformasi birokrasi pemerintahan untuk menjamin terciptanya sistem publik yang semakin baik, profesional, efektif dan efisien serta adaptif menuju era governance 3.0.
Janji kampanye Herman Suherman-TB Mulyana diklaim sudah dirancang secara realistis dan sesuai dengan APBD Cianjur.
Lima program unggulan yang disusun oleh Herman Suherman-Tb Mulyana, yaitu pembangunan 1.000 kilometer jalan beton, 1.000 kobong (pondok pesantren), pemberdayaan 10.000 UMKM, Cianjur Caang, dan peningkatan 1.000 hektar produktivitas lahan pertanian.
“Kami akan anggarkan Rp300 miliar per tahun untuk program jalan beton, Rp120 miliar per tahun untuk program 1000 kobong, Rp30 miliar per tahun untuk program pemberdayaan UMKM, Rp10 miliar per tahun untuk program Cianjur Caang, dan Rp 100 miliar per tahun untuk peningkatan produktivitas pertanian,” ungkap TB Mulyana Syahrudin, usai debat kandidat dalam Pilkada Cianjur.
Mulyana juga mengatakan, semua program ini dirancang sedemikian rupa guna meningkatkan IPM Cianjur.
“Jika masih memakai strategi yang lama, kita perlu 16 tahun agar bisa sejajar dengan kabupaten/kota lain. Namun, dengan formula Manjur, maka percepatan akan bisa dicapai dalam 5 tahun,” sebutnya.
Baca Juga: Viral Video Preman Todong Sopir Travel Pake Pistol, Polisi Buru Pelaku
Herman Suherman pun menegaskan, bahwa semua program yang disusun oleh timnya merupakan program prorakyat dan sudah dihitung secara realistis.
Tentunya, lanjut Herman, hal tersebut sesuai dengan APBD Kabupaten Cianjur yang bersumber dari pusat, provinsi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk CSR serta swadaya masyarakat Cianjur.
Herman yakin, ia dan TB Mulyana bisa merealisasikan semua program tersebut dengan baik. Karena dilihat dari pengalaman yang dimilikinya mulai dari staf, kepala dinas, lalu menjadi Wakil Bupati dan Plt Bupati Cianjur, Herman optimistis bisa kembali memimpin Cianjur menjadi lebih baik lagi ke depannya.
“Semua yang kami rencanakan, insha Allah bisa dilaksanakan sesuai harapan,” tandas Herman.
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus