Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 23 Mei 2021 | 10:49 WIB
Akses jalan menuju Kampung Lebaksiuh, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat adalah bagian dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang masih berupa tanah merah. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Warga di kampung itu sudah lelah dengan kondisi ini. Sudah beberapa kali mereka mengajukan bantuan kepada pemerintah namun hingga kini nampaknya para pejabat nampaknya "belum tergoda" untuk membangun akses jalan ke Kampung Lebaksiuh.

"Sudah beberapa kali mengajukan bantuan ke pemerintah agar dilakukan pelebaran dan pengerasan. Tapi hingga belum ada," sebut Jajang.

Akses jalan yang sangat buruk itu sangat mengganggu mobilitas warga. Seperti halnya untuk mengangkut hasil bumi, mengingat mayoritas warga di sana berprofesi sebagai petani dan perajin gula aren.

Sementara untuk akses pendidikan, jarak terdekat adalah SDN Jatibaru di Tapal Batas Saguling yang jaraknya sekitar 5 kilometer.

Baca Juga: Tampilan Gaza di Google Maps Terlihat Buram, Terungkap Ini Alasannya

"Kita sangat sulit apalagi kalau hujan. Kalau untuk pendidikan paling dekat ada SDN 2 Jatibaru di Saguling," tutur Jajang.

Bahkan, listrik ke kampung ini baru masuk duatahun lalu. Sebelumnya, mereka hanya mengandalkan penerangan dari satu panel surya yang rusak tersambar petir tahun 2016 lalu.

Kini, warga berharap ada pejabat yang masih berbaik hati yang mau menapaki kaki ke sana hingga maumembangun akses jalan ke Kampung Lebaksiuh. Hal yang diidam-idamkan warga sejak puluhan tahun lalu.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga: Heboh Penampakan Hewan Misterius di Bandung, Cica: Munculnya Setahun Sekali

Load More