SuaraJabar.id - Memasuki tahun ajaran baru 2021-2022, sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Cimahi kekurangan siswa. Sebab, hanya sedikit yang mendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2021 ini.
Seperti yang terjadi di SDN Cireundeu. Pada PPDB yang sudah berlangsung, hanya ada 13 orang yang mendaftar di sekolah yang terletak di Kampung Adat Cireundeu, RW 10, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
"Iya betul cuma ada 13 yang mendaftar," ujar Kepala SDN Cireundeu, Asep Homas Suhendar saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/7/2021).
Jumlah pendaftar tersebut, kata Asep, menurun dari tahun ajaran sebelumnya yang mencapai 29 siswa.
Sementara yang mendaftar tahun ini tak cukup untuk memenuhi kuota satu kelas pun yakni 20 siswa.
"Tahun kemari ada 29 siswa, satu kelas," ucap Asep.
Menurut Asep, minimnya anak yang mendaftar tahun ini dikarenakan sedikitnya anak usia sekolah di RW 10 Kelurahan Leuwigajah.
Bukan karena orang tua yang menunda anaknya untuk melanjutkan sekolah.
Untuk memenuhi jumlah kuota siswa tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk memperluas zonasi.
Sebab selama ini berdasarkan zona terdekat hanya RW 10 saja yang mendaftar
Baca Juga: Kisah Miris Pasien COVID-19, Ditolak Rumah Sakit hingga Rebutan Makam
"Ada yang kebetulan RW 09 deket, kalau diukur jarak lebih deket ke Cireundeu. Kebanyakan kan Kihapit. Rencana saya begitu (perluas zonasi)," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono Kota Cimahi, Harjono mengakui, ada sejumlah SD yang pendaftarnya sedikit. Bahkan kurang dari target yang dicanangkan. Termasuk SD Cireundeu.
"Cireundeu itu memang cuma 13, dari syarat minimal 20," ujarnya.
Selain itu, ada juga sekolah lainnya. Seperti SDN Cibabat Mandiri 2, dari target 3 kelas hanya cukup 2 kelas.
Kemudian SDN Baros Mandiri 4 yang biasanya terisi 4 kelas pendaftarnya hanya cukup 2 kelas.
Untuk menambah kekurangan tersebut, kata Harjono, rencananya pihaknya akan melakukan re-retribusi siswa dari sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi target.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu