SuaraJabar.id - Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto kembali menarik perhatian publik. Kali ini, beredar foto Setya Novanto atau yang akrab disapa Setnov ini kedapatan membawa barang yang dilarang dibawa oleh penghuni lapas.
Dalam foto yang beredar, ada ponsel di meja yang terletak di depan Setnov duduk. Foto itu diambil saat Setnov berada di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung.
Dalam foto itu, terlihat Setnov tengah duduk bersama terpidana lain, yang salah satunya diketahui merupakan mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada.
Ponsel yang diduga milik Setnov itu telihat berada di meja, tepat di depan Setnov. Tak hanya satu ponsel, dalam meja tersebut terdapat dua ponsel berwarna hitam.
Saat dikonfirmasi, Kalapas Sukamiskin Elly Yuzar menyebut bahwa foto itu diambil ketika momen Idul Adha tahun lalu di Lapas Sukamiskin.
"Itu tahun lalu waktu Idul Adha, itu cerita dari mereka, saya tanya juga," kata Elly, saat dikonfirmasi via ponselnya, Sabtu (17/7/2021).
Penggunaan ponsel memang dilarang, dalam lapas. Elly mengaku sudah menegur Setnov diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
"Kita sudah ingatkan itu pelanggaran. Kedepannya agar tidak diulangi," ucap Elly.
Selama menjalani proses hukum di Lapas Sukamiskin, Setnov juga pernah menarik perhatian publik, saat ia kedapatan tengah melancong ke kawasan Bandung Barat.
Dalam kasus itu, Setnov harus dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, untuk menjalani hukuman atas pelesirannya ke toko bangunan di Bandung Barat.
Untuk diketahui, Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP divonis 15 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.
Ia juga harus membayar uang pengganti sebesar yang diterimanya, yakni USD 7,3 juta.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, Sandiaga Uno Siapkan Dana Triliunan untuk Bantu Sektor Pariwisata
-
Nasib Pedagang Kecil, Diombang-ambing di Pengadilan Gara-gara PPKM Darurat
-
Lumrah di Bandung, Ternyata Penampakan Lontong Sebesar Ini Bikin Kaget Publik
-
Jokowi Beli Sapi Kurban 1 Ton di Lembang, Harganya Bikin Penasaran
-
Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Suntik Vaksin COVID-19 di Lembang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi