SuaraJabar.id - Daftar nomor Call center BPJS Ketenagakerjaan. Hadirnya call center BPJS Ketenagakerjaan di masa pandemi seperti saat ini tentunya sangat membantu para pekerja untuk mendapatkan informasi maupun pengaduan seputar BPJS, tanpa perlu datang langsung ke cabang BPJS Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.
Call center BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk pelayanan terhadap peserta yang ingin menggali informasi terkait Program BPJS, misalnya, pendaftaran peserta, jaminan pensiun serta jaminan hari tua.
BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) merupakan kependekan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Tenaga Kerja yang fungsinya untuk menjamin kesehatan para pekerja.
BPJSTK tersedia untuk menggantikan jamsostek dan bisa dicairkan.
Berikut informasi tentang nomor call center BPJS Ketenagakerjaan yang bisa digunakan untuk melakukan pengaduan atau complain terkait permasalahan BPJS Ketenagakerjaan.
1. Whatsapp BPJS Ketenagakerjaan TKI
Layanan ini hanya bisa digunakan oleh pekerja migrant atau tenaga kerja Indonesia (TKI). Melalui call center, peserta bisa mengontak BPJS Ketenagakerjaan melalui Aplikasi Whatsapp di nomor (081195115910)
2.Call Center BPJS Ketenagakerjaan Untuk Seluruh Peserta
Call center ini bisa diakses oleh seluruh peserta BPJS dari pukul 06.00 – 22.00 WIB. Call center ini diberi nama TanyaBPJAMSOSTEK dengan nomor 175
Baca Juga: 4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Cukup SMS dan Download Aplikasi
3. Email BPJS Ketenagakerjaan
Peserta bisa mendapat informasi terkini seputar BPJS Ketenagakerjaan di media social resmi BPJS Ketenagakerjaan, seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan Youtube. BPJS Ketenagakerjaan bisa dihubungi melalui Email, di care@bpjsketenagakerjaan.go.id.
4.Nomor Call Center Kanwil BPJS Ketenagakerjaan
Kantor Pusat
Alamat : Plaza BPJAMSOSTEK Lantai 19, Jl,H.R. Rasuna Said Kav. 112 Blok B, Kuningan Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12910. Nomor Telepon (02150911333).
Kantor Wilayah DKI Jakarta
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN bagi Warga di Kepulauan Nias
-
Defisit BPJS Kesehatan Mengintai, Akademisi Desak Revisi UU SJSN dan UU BPJS
-
WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital
-
WhatsApp Bisa Telepon Orang Tanpa Akun, Gratis dan Terenkripsi
-
Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang
-
Nikmati Keistimewaan Layanan Kesehatan, BRI Private dan Prioritas Tawarkan Beragam Benefit
-
Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun