SuaraJabar.id - Seorang pelajar berinisial MI (16) tewas bersimbah darah usai dikeroyok dan ditusuk tiga orang pelaku di Jalan Aceh, Kota Bandung.
Insiden itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang usai bertemu dengan teman-temannya. Ia tewas denga tiga luka tusuk di tubuhnya.
Sementara rekannya TM (16) menjalani perawatan, akibat ditikam oleh orang yang sama, saat menemani MI. Kejadian pengeroyokan berbuntut tewasnya MI, terjadi di Jalan Aceh, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 9 Oktober 2021 lalu.
Kapolsek Bandung Wetan Kompol Asep Saepudin mengatakan, saat itu korban IM dan TM tengah mengendari motor. Tiba-tiba di lokasi kejadian, ia dipepet tiga orang pengendara motor.
Kedua korban terlibat cekcok, dan perkelahian pun tak terhindarkan. Kedua korban pun tersungkur usai mengalami penusukan, yang dilakukan oleh salah seorang pelaku.
"Keributannya dipicu saling ejek di jalanan," kata Kapolsek, saat menggelar pengungkapan kasus, Sabtu (27/11/2021).
Ketiga pelaku pun telah diamankan, pada 24 Oktober 2021 kemarin ini. Mereka diantaranya berinisial VS (19), SP (22), dan IA (18)
Setiap pelaku memiliki peran masing-masing dalam kejadian ini. Pelaku SP berperan sebagai pengendara motor dan mengawasi situasi. Sedangkan IA dalam kasus tersebut berperan juga dalam melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong.
Saat perkelahian, VS diduga membawa senjata tajam hingga diduga melakukan penusukan sebanyak tiga kali kepada MI.
Baca Juga: Menteri Bintang Minta Pelaku Pembunuhan Bocah dalam Karung Dijerat Pasal Berlapis
Lalu rekan MI berinisial TM (16) yang berupaya membantu rekannya tersebut juga terluka karena tusukan.
Akibatnya para pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 338 Jo 170 KUHP karena telah mengakibatkan seseorang meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
-
Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
-
Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
-
Beckham Putra Jaga Pola Makan selama Ramadan, Hindari Gorengan
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Resmi! YouTuber Resbob dan Bigmo Ditetapkan Tersangka Fitnah Azizah Salsha
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia
-
4 Tahun Dihantui Kekerasan, Mengapa Nyawa Nizam Tak Terselamatkan di Jampang Kulon?