SuaraJabar.id - Adanya pelonggaran aktivitas masyarakat sedikit mendongkrak aktivitas kunjungan wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada libur akhir pekan ini.
Hal itu terpantau dari arus lalu lintas kendaraan di kawasan wisata Lembang, KBB pada Minggu (13/3/2022) yang terlihat sedikit lebih meriah daripada libur pekan sebelumnya.
Terlihat adanya antrean kendaraan di ruas Jalan Raya Lembang dari arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya namun tak sampai menimbulkan kemacetan.
"Untuk akhir pekan ini ada peningkatan kunjungan wisatawan ke Lembang sekitar 10 persen dari hari biasa dan libur akhir pekan sebelumnya karena mungkin beberapa minggu lagi sudah ramadan jadi berwisata sekarang," terang Kanit Laka Lantas Polres Cimahi, Ipda Bayu Subekti.
Seperti diketahui saat ini pemerintah pusat telah melonggarkan sejumlah aturan COVID-19, salah satunya mengenai syarat perjalanan antar daerah yang dilakukan masyarakat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Berdasarkan aturan terbaru dalam Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022, pelaku perjalanan domestik kini tak perlu lagi menunjukkan hasil tes COVID-19 PCR maupun antigen asalkan sudah vaksinasi lengkap.
Kendati ada pelonggaran aturan perjalanan domestik, namun hal tersebut tak terlalu berdampak signifikan pada eskalasi kunjungan wisatawan ke Lembang terutama yang datang dari luar daerah.
"Betul ada pelonggaran tapi tidak terlalu signifikan. Untuk arus lalu lintas sendiri masih terkendali, sampai saat ini roda masih berputar tidak nampak kemacetan," ungkap Bayu.
Bayu menyebut saat ini pihaknya tetap memberlakukan skema ganjil genap di kawasan wisata Lembang mengingat Bandung Raya PPKM Level 3.
Baca Juga: Aturan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Lembang Tetap Berlaku Meski Syarat Perjalanan Dilonggarkan
"(Ganjil genap) masih tetap diberlakukan dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Kita masih terapkan ganjil genap karena Bandung Raya masih PPKM Level 3," tandas Bayu.
General Manajer Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Sapto Wahyudi mengatakan, untuk kunjungan wisatawan akhir pekan ini memang ada sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya.
"Kalau yang kunjungan biasa lumayan sesuai kapasitas 25 persen. Kalau yang nginep belum ada peningkatan," ujarnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok
-
Saat Berbagi Jadi Gaya Hidup: Donasi Buku Jadi Tren Positif Warga Urban
-
BRI Apresiasi Kerja Sama Global Pegadaian-SMBC untuk Perluas Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Sentuh Hati Masyarakat, Lapas Cibinong Hadirkan Bantuan Sosial di Momen Hari Bakti Pemasyarakatan