SuaraJabar.id - Ketua DPRD Kabupaten Sukabui, Yudha Sukmagara dikabarkan terlibat keributan di sebuah tempat hiburan malam (THM) karaoke yang ada di wilayah Kota Sukabumi.
Merespon skandal itu, PB HIMASI (Himpunan Mahasiswa Sukabumi) bersurat pada Badan Kehormatan atau BK DPRD Kabupaten Sukabumi. Mereka meminta BK segera turun tangan untuk menyelesaikan Isu Keributan di salah satu THM di Kota Sukabumi yang melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.
BK DPRD Kabupaten Sukabumi sendiri memastikan bahwa mereka bakal menindaklanjuti surat itu. Ketua BK DPRD Kabupaten Sukabumi Gatot Denny Irianto menerangkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat internal perdana menyikapi surat itu.
Menurutnya, rapat ini merupakan tindak lanjut surat dari Himasi yang ditujukan kepada Badan Kehormatan untuk melakukan klarifikasi terkait isu yang berkembang.
"Menindaklanjuti surat yang masuk dari Himasi tadi telah kita bahas bersama sekretariat yaitu sekwan dan jajarannya," jelas Politisi Partai Gerindra ini kepada awak media Jumat (26/8/2022).
Sementara Edi Sudrajat, Wakil ketua Badan Kehormatan menyampaikan bahwa rapat kali ini merupakan tahapan pertama untuk menyikapi isu yang berkembang tersebut.
"Sesuai dengan permohonan dari PB Himasi untuk klarifikasi isu-isu yang berkembang, kami laksanakan tahapan pertama rapat secara internal, tahapan selanjutnya akan kita buat surat untuk dilayangkan kepada yang bersangkutan (Ketua DPRD)," ungkap Edi.
Edi juga mengatakan bahwa Badan Kehormatan akan mencari kejelasan terkait isu yang berkembang ini untuk mengetahui benar atau tidaknya isu tersebut.
"Kami akan coba cari jawaban-jawaban dari pertanyaan yang beredar di publik sambil menunggu perkembangan untuk menindaklanjuti kebenaran terkait isu yang berkembang tersebut," jelas dewan dari fraksi PAN itu.
Agus Mulyadi, anggota Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar menambahkan bahwa BK akan bersikap netral terkait isu ini. Akan sangat terbuka jika ada masyarakat atau siapapun yang mempunyai informasi atau bahkan bukti kuat untuk memberikan masukan kepada BK.
"Kita akan mengundang Ketua DPRD, dan semua pihak yang bisa memberikan informasi. Kita tidak menutup diri, pastikan BK netral untuk menjaga marwah DPRD Kabupaten Sukabumi," jelas Agus.
Agus menegaskan bahwa BK ini akan mengeluarkan rekomendasi terkait masalah ini. Untuk itu diperlukan semua informasi dari pihak-pihak yang terkait isu tersebut.
"Jadi kami meminta kepada siapapun untuk tidak membuat isu di luar. Jika memang tahu masalah ini berikan informasi dan masukan kepada BK," pungkas Agus yang juga berharap menyelesaikan masalah ini bisa secepatnya.
Sementara anggota Badan Kehormatan lain dari Fraksi PKS, Leni Liawati meminta publik bersabar karena Badan Kehormatan akan menyikapi isu ini sesuai dengan tata beracara Badan Kehormatan,
"Kita merespons berdasar tata beracara badan kehormatan, tidak di luar konteks itu, mohon bersabar endingnya seperti apa karena mekanisme tersebut akan tetap dijalankan," jelas Leni.
Semua proses penyelesaian kasus ini di BK dipastikan akan terbuka, dengan memberikan informasi kepada publik, baik melalui media massa maupun media resmi DPRD Kabupaten Sukabumi. Setelah rapat internal pertama ini, BK langsung mengeluarkan surat panggilan (undangan klarifikasi) kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara.
Tag
Berita Terkait
-
Rekaman CCTV Memperlihatkan Wanita Berhijab yang Diduga Maling Uang Puluhan Juta dari Kos-kosan di Sukabumi
-
Siswa SMK Asal Sukabumi Dipanggil Shin Tae-yong Ikut Kualifikasi Piala AFC 2023
-
Sosok Apin BK, Bos Judi Online Terbesar Jadi Buronan Usai Kabur ke Singapura
-
Peserta SKJ Terbanyak Kota Sukabumi Pecahkan Rekor Muri
-
Sarling Jabar, Uu Ruzhanul Ulum Kunjungi Pesantren Al Muslim Kota Sukabumi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan