SuaraJabar.id - Ibu muda inisial PS yang bertempat tinggal di Jalan Lio Santa, Kota Sukabumi, Jawa Barat ditangkap personel satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota. Ia ditangkap karean diduga membunuh seorang ibu inisial RS yang datang ke rumahnya untuk menagih utang.
Menurut Kapolres Sukabumi AKBP Ari Setyawan Wibowo, tersangka ditangkap di rumahnya pada Sabtu (18/11) dinihari WIB. Dijelaskan Ari, bahwa PS membunuh RS (37) pada Senin (13/11) sekitar pukul 11:30 WIB.
Korban saat itu datang ke rumah pelaku untuk menagih utang. PS yang ditagih kemudian berkelit dan mengatakan belum bisa membayar. RS terus memaksa hingga kemudian terjadi perkelahian antara keduanya.
PS yang gelap mata kemudian mendorong RS ke dalam kamar. Tersangka kalap dan mencekik korban hingga tak sadarkan diri. Kondisi korban yang tak sadarkan diri rupanya belum membuat PS berhenti.
PS kemudian mengambil sebilah batang besi di belakang rumahnya yang kemudian dipukulkan ke kepala korban hingga tewas.
Setelah korban meninggal dunia, tersangka kemudian membungkus jasad RS dengan kain seprei bermotif Hello Kitty. Ibu beranak tiga yang bingung dengan keberadaan jasad, kemudian memanggil anaknya yang paling besar untuk membantu membuang jasad korban.
Keesokan harinya, Selasa (14/11), anak korban kemudian menyewa mobil bak terbuka untuk membawa jasad korban dan membuangnya ke aliran Sungai Cipelang yang tidak jauh dari rumah tersangka.
Ari mengatakan kasus ini terungkap setelah ada warga yang melaporkan kehilangan keluarga ke Polres Sukabumi Kota yang kemudian dilakukan penyelidikan serta adanya informasi penemuan jenazah di Sungai Cipelang.
Satreskrim Polres Sukabumi Kota mengembangkan kasus ini dan menemukan informasi yang mengarah ke tersangka yang kemudian melakukan penangkapan PS di rumahnya yang berada di Jalan Liosanta.
"Motif tersangka membunuh korban karena masalah utang piutang di mana PS memiliki utang sebanyak Rp3.5 juta kepada korban, kemudian diduga ada perkataan korban yang membuat tersinggung tersangka sehingga terjadi perkelahian yang berujung kepada pembunuhan," tambahnya.
Ari mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut, selain menahan PS, polisi juga menyita barang bukti sebilah besi sepanjang 30 cm yang diduga digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban. [Antara]
Berita Terkait
-
Bilik dan Kotak Suara untuk Pemilu 2024 Telah Disalurkan ke 27 Kabupaten/Kota di Jabar
-
Gadis 17 Tahun di Cibadak Akhiri Hidup dengan Cara Tragis, Ada Dugaan Akibat Bullying?
-
Sukses Menjamin Mutu bagi Konsumen, Tiga Pabrik AQUA di Jawa Barat Raih Penghargaan di SNI Award 2023
-
Waspada! Jabar Mulai Diguyur Hujan, Ini 5 Banjir Besar yang Pernah Terjadi 3 Tahun Terakhir Ini
-
Viral! Pelaku Hipnotis Gentayangan di Pusat Perbelanjaan Kota Bandung, Wanita Ini Jadi Korban hingga Isi ATM Dikuras
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen
-
Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas
-
Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan
-
Polres Cianjur Ungkap Kasus Perdagangan Tiga Siswi SMA, Dua Pelaku Ditangkap