SuaraJabar.id - Ratusan warga Braga Bandung terkena dampak banjir bandang akibat Sungai Cikapundung meluap, pada Jumat (12/1/2024) pagi tadi.
Air kiriman dari Sungai Cikapundung tersebut menyebabkan kawasan Braga Bandung banjir. Penyebabnya sendiri lantaran tanggul penahan air dikabarkan jebol.
Mungkin ada sebagian orang yang belum tahu itu Sungai Cikapundung. Berikut ini kami akan ulas mengutip dari wikipedia.
Ci Kapundung adalah sungai sepanjang sekitar 28 kilometer di Provinsi Jawa Barat yang membelah Kota Bandung.
Sungai ini berhulu di sekitar Gunung Bukit Tunggul atau umumnya dari kawasan Lembang di utara Kota Bandung mengalir menuju selatan bermuara ke Sungai Citarum.
Ci Kapundung berasal dari bahasa Sunda yang berarti sungai (ci, cai: air) dan nama sejenis buah-buahan, kapundung atau kepundung (Baccaurea spp.).
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya untuk menuntaskan tanggul jebol akibat banjir bandang yang menerjang kawasan Braga.
"Sesuai arahan pak PJ Gubernur (Jawa Barat) hari ini diupayakan untuk selesai perbaikan tanggul," kata Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono.
Ia mengungkapkan, tanggul sepanjang 20 meter akan diperbaiki. Pasalnya tanggul tersebut bisa menahan aliran air Sungai Cikapundung.
"Jadi ada tanggul sekitar 10 - 12 meter. Ini kita pastikan hari ini selesai. Itu mungkin salah satu faktor penyebab melimpahnya air dari Sungai Cikanpundung ke perumahan warga," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Didi Ruswandi mengungkapkan, selain diperbaiki, tanggul juga akan ditinggikan.
Material yang digunakan akan lebih baik dari sebelumnya, sehingga diharapkan akan kokoh sebagai tanggul.
"Bahannya lebih tebal lagi. Kita gunakan bahan yang bagus," ujarnya.
Saat ini, kata Didi, 5 UPT yang ada di seluruh Kota Bandung dikerahkan untuk memperbaiki tanggul tersebut.
"Arahan pak Pj (Gubernur) sehari (selesai). Kita kerahkan 5 UPT. Kita harus pembersihan dulu sisa materialnya, sampai perbaikan dan ini untuk akses ke dalamnya lebih mudah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20