SuaraJabar.id - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Aep Syaepuloh-Maslani ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Karawang 2024 setelah menguasai perolehan suara di 23 dari total 30 kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang Putra M Wifdi Kamal, di Karawang, Kamis (5/12/2024), mengatakan, hasil pilkada di Karawang telah ditetapkan melalui rapat pleno rekapitulasi perolehan suara yang digelar pada 3-4 Desember 2024.
Ia menyampaikan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jika ada pihak yang keberatan terkait dengan hasil rekapitulasi perolehan suara, bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
"Jadi bagi pihak yang berkeberatan terhadap hasil rekapitulasi perolehan suara mempunyai waktu tiga hari untuk mengajukan permohonan gugatan terhitung sejak penetapan dibacakan dan diumumkan oleh KPU," kata Putra dikutip ANTARA.
Rapat pleno tersebut dihadiri para saksi dari masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta saksi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang.
Peserta lain yang hadir ialah dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 2701 tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Tahun 2024, pasangan Aep-Maslani meraih 669.674 suara sah dalam pilkada, sementara pasangan Acep Jamhuri dan Gina Fadlia Swara meraih 541.318 suara sah.
Dari 30 kecamatan yang ada di Karawang, pasangan Aep-Maslani meraih suara terbanyak di 23 kecamatan, sementara Acep-Gina meraih suara terbanyak di tujuh kecamatan.
Pada pilkada serentak tahun ini pasangan Acep-Gina diusung 13 partai, yaitu Partai Gerindra, Demokrat, Golkar, PPP, Hanura, PSI, PAN, Partai Garuda, PKN, Partai Buruh, Partai Umat, PBB, dan Partai Gelora, sedangan pasangan Aep Syaepuloh-Maslani diusung Partai NasDem, PKS, PKB, PDI dan Partai Perindo.
Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pilbup Cirebon: Imron-Agus Kantongi Suara Terbanyak, Saksi Luthfi-Dia WO
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa