SuaraJabar.id - Ada pemandangan berbeda di SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo yang berlokasi di Jalan Raya Cibeber No.48, Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Jika biasanya perayaan diisi dengan kostum pahlawan, kali ini semangat nasionalisme dipadukan dengan euforia olahraga.
Mengusung tema "Mendukung TIM NAS Indonesia, sebagai wujud cinta tanah air," seluruh warga sekolah larut dalam kemeriahan yang unik dan penuh semangat.
Para guru tampil kompak mengenakan kostum yang terinspirasi dari Timnas Indonesia, sementara para siswa, calon tenaga medis masa depan, mengenakan seragam yang mencerminkan berbagai profesi impian, mulai dari dokter, tentara, polisi, hingga pewarta berita.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rahmat Agustiyan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap tema nasional yang diusung pemerintah.
"Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut HUT RI ke-80 dengan tema ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’ sesuai arahan pemerintah Republik Indonesia," jelas Rahmat, Senin (18/8/2025) kepada wartawan.
Kreativitas sekolah dalam menerjemahkan tema nasional ke dalam tema dukungan untuk Timnas Indonesia menjadi cara jitu untuk mendekatkan semangat patriotisme kepada para siswa dengan cara yang relevan dan kekinian.
Antusiasme siswa dan guru terlihat dari partisipasi mereka dalam serangkaian perlombaan yang tidak hanya seru tetapi juga membangun kekompakan. Menurut Rahmat, berbagai kompetisi telah disiapkan untuk memeriahkan acara.
“Berbagai perlombaan diadakan, antara lain lomba tumpeng untuk kelas, parade fashion show, dan lomba kebersihan kelas," ujarnya.
Baca Juga: Simpang Siur Pengakuan Panitia dan Saksi Mata Soal Aksi Copet di Kirab Merah Putih Bogor
Tak hanya itu, kemeriahan juga diisi dengan permainan rakyat yang mengundang gelak tawa, seperti:
- Lomba keseimbangan balon dan nampan
- Lomba makan kerupuk
- Lomba joget mengeluarkan bola
- Balap karung dan mengambil koin
- Memasukkan balon ke dalam gelas
- Joget kursi dan estafet tepung
- Lomba memasukkan air ke dalam botol
- Tanamkan Patriotisme untuk Generasi Mendatang
Di balik semua kemeriahan, Rahmat menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada para siswa.
Parade fashion show dengan kostum profesi, misalnya, menjadi simbol dari harapan dan cita-cita para siswa untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.
“Harapan saya untuk para siswa agar menjunjung tinggi nilai patriotisme, dan SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo dapat terus bersatu dan bersinergi, serta semakin jaya ke depannya. Kami berharap seluruh warga sekolah selalu menjunjung tinggi rasa cinta tanah air dan jiwa patriotisme yang tinggi,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Simpang Siur Pengakuan Panitia dan Saksi Mata Soal Aksi Copet di Kirab Merah Putih Bogor
-
Awas Macet! Info Lengkap Rute Kirab Merah Putih di Bogor 14 Agustus dan Jalur Alternatifnya
-
Waspada! Pakar IPB Ungkap 3 Musuh Tersembunyi di Makananmu, dari Bakteri hingga Pecahan Beling
-
Jalan Baru Penghubung Kota dan Kabupaten Bogor Segera Dibangun, Telan Anggaran Rp3 Miliar
-
5 Fakta Pilu di Balik Penemuan Mayat Bayi yang Dibungkus Plastik di Bogor
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Harga BBM Pertamina, Shell hingga Vivo Kompak Turun, Cek Daftar Terbarunya!
-
Gubernur Dedi Mulyadi Larang Total Penanaman Sawit di Jawa Barat Mulai 2026
-
Kabut Tebal Selimuti Puncak Bogor - Cianjur di Hari Pertama 2026, Jarak Pandang Cuma 5 Meter
-
Ramai Lagu Baru Slank 'Republik Fufufafa': Bukan Pujian Yang Didapat, Tapi Panen Hujatan
-
Adu Megah Dua Ikon Jabar: Masjid Nurul Wathon Ngebut 8 Bulan vs Al Jabbar Telan Dana Triliunan