SuaraJabar.id - Sebuah teror digital jenis baru yang keji kini menghantui kalangan pelajar di Kota Cirebon. Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang seharusnya membawa kemajuan, disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Mereka melakukan hal itu untuk menciptakan dan menyebarkan foto-foto syur palsu. Wajah para siswi direkayasa dan ditempel ke konten pornografi, menciptakan mimpi buruk digital yang nyata.
Polres Cirebon Kota kini tengah bekerja keras membongkar kasus ini. Berikut adalah 5 fakta penting yang merangkum semua yang perlu kamu ketahui tentang ancaman mengerikan ini.
1. Modus Keji: Wajah Asli, Tubuh Palsu
Ini adalah inti dari kejahatan tersebut. Pelaku tidak membuat foto dari nol, melainkan melakukan rekayasa digital yang dikenal sebagai face swap atau deepfake.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Fajri Ameri Putra, menjelaskan modusnya secara gamblang: "Dari keterangan awal, wajah korban diambil, lalu ditempelkan ke tubuh orang berbeda." Artinya, pelaku mengambil foto wajah korban lalu menempelkannya ke tubuh orang lain dalam sebuah gambar bernuansa pornografi.
2. "Bahan Baku" Diambil dari Media Sosialmu Sendiri
Dari mana pelaku mendapatkan foto wajah para korban? Jawabannya mengerikan: kemungkinan besar dari aktivitas digital para korban sendiri.
Foto-foto profil, unggahan di Instagram, TikTok, atau Facebook, bahkan foto yang di-tag oleh teman, semuanya bisa menjadi "bahan baku" bagi pelaku. Ini adalah pengingat keras bahwa jejak digital kita bisa dimanfaatkan untuk kejahatan.
Baca Juga: Ngeri! Wajah Pelajar Cirebon Ditempel ke Konten Porno Pakai AI, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku
3. Tak Perlu Jago Edit, Cukup Pakai Aplikasi AI
Untuk melakukan kejahatan ini, pelaku tidak perlu menjadi seorang ahli Photoshop. Saat ini, sudah banyak aplikasi AI (baik di komputer maupun ponsel) yang bisa melakukan rekayasa wajah dalam hitungan menit dengan hasil yang sangat meyakinkan.
Kemudahan akses terhadap teknologi inilah yang membuat ancaman ini menjadi semakin nyata dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
4. Polisi Turun Tangan, Tapi Laporan Resmi Masih Minim
Begitu mendapat informasi, Satreskrim Polres Cirebon Kota langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Meski sudah ada beberapa korban yang datang untuk berkonsultasi, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa hingga kini baru ada satu laporan resmi yang dibuat.
Polisi mengakui ada kendala seperti jadwal sekolah yang padat, namun mereka menjamin akan memberikan kelonggaran waktu bagi siapa pun yang ingin melapor.
Berita Terkait
-
Ngeri! Wajah Pelajar Cirebon Ditempel ke Konten Porno Pakai AI, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku
-
Ngeri! Teknologi AI Disalahgunakan, Foto Puluhan Siswi di Cirebon Diedit Jadi Konten Asusila
-
Jabar Media Summit 2025: Ikhtiar Media Lokal Bertahan di Tengah Gempuran Disrupsi Digital dan AI
-
Warga Cirebon Akan Demo Kenaikan Pajak PBB ? Ini Himbauan Kapolres
-
Drama PBB Cirebon Naik Gila-gilaan Dibatalkan! Ini 5 Poin Penting yang Wajib Kamu Tahu
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Mencekam! Nobar Persib vs Persija di Depok Berujung Bentrok, Gang Jati Sempat Memanas
-
GBLA Membiru! 5 Fakta Menarik Persib Kunci Juara Paruh Musim Usai Tekuk Persija 1-0
-
Hindari Titik Ini! Banjir Rendam Jalur Pantura Kudus
-
Persib vs Persija: Antara Dominasi Maung Bandung dan Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran