- Bahaya Sound Horeg atau Sound System
- Batas Aman Paparan Kebisingan di Tempat Kerja Adalah 85 Desibel Selama Maksimal 8 Jam Sehari
SuaraJabar.id - Fenomena sound horeg atau sound system dengan kekuatan ekstrem yang mampu membuat lingkungan sekitar bergetar hebat kini menjadi tren di berbagai acara, mulai dari karnaval, pawai, hingga hajatan.
Dentuman bass yang memekakkan telinga ini mungkin dianggap sebagai hiburan yang memacu adrenalin, namun di baliknya tersimpan ancaman serius yang sering diabaikan kerusakan pendengaran permanen.
Dr. Guntur Bayu Bima Pratama, Spesialis THT Eka Hospital Depok memberikan peringatan keras mengenai bahaya paparan suara bising tingkat ekstrem ini.
Masyarakat, terutama generasi muda, diimbau untuk lebih waspada sebelum terlambat.
Banyak yang mengira bahwa selama telinga tidak terasa sakit, maka paparan suara keras masih dalam batas aman.
Anggapan ini adalah kesalahan fatal. Kerusakan pendengaran akibat bising terjadi secara perlahan dan seringkali tidak disadari hingga kondisinya sudah parah.
Menurut para ahli THT, suara dengan intensitas sangat tinggi seperti yang dihasilkan sound horeg dapat merusak sel-sel rambut halus (stereosilia) di dalam koklea (rumah siput) di telinga bagian dalam.
Fungsi sel-sel ini adalah mengubah getaran suara menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak.
"Sel-sel rambut ini jumlahnya terbatas dan tidak dapat beregenerasi. Sekali rusak, maka rusak selamanya," ungkap dokter berusia 34 tahun itu, Jumat 29 Agustus 2025.
Baca Juga: Ratusan Pelajar dari Bogor, Depok dan Tangerang Diamankan Saat Hendak Ikut Demo ke Jakarta
Untuk memahami betapa berbahayanya sound horeg, kita perlu melihat standar aman paparan kebisingan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI menetapkan batas aman paparan kebisingan di tempat kerja adalah 85 desibel (dB) selama maksimal 8 jam sehari.
Sebagai perbandingan:
- Percakapan normal: 60 dB
- Lalu lintas padat: 85 dB
- Suara konser musik rock: 110-120 dB
- Suara mesin jet saat lepas landas: 140 dB
Sistem audio sound horeg diperkirakan dapat menghasilkan suara dengan intensitas jauh di atas 120 dB, bahkan bisa mendekati 140 dB pada jarak dekat.
Pada level ini, kerusakan pendengaran bisa terjadi hanya dalam hitungan menit, bahkan detik.
"Untuk satu hari pakai headset aja dibatasi sekitar 60 menit perhari," ucapnya dokter alumni Universitas Sriwijaya Palembang.
Gejala Awal yang Sering Diabaikan
Tag
Berita Terkait
-
Ratusan Pelajar dari Bogor, Depok dan Tangerang Diamankan Saat Hendak Ikut Demo ke Jakarta
-
Kepala Desa di Bogor Diduga Terima Gratifikasi Rp2,3 Miliar
-
KPAI Lindungi 196 Pelajar yang Diamankan Polisi, Beri Jaminan Tidak Dikeluarkan dari Sekolah
-
Ini Dia Bocoran 2 Dinas Baru Pemkab Bogor, Siap-Siap Ngantor Sementara di Vivo Mall
-
Drama Penangkapan DPO di Bogor: Pintu Didobrak, Maling Bersenpi Ditemukan Meringkuk di Lemari Dapur
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Mencekam! Nobar Persib vs Persija di Depok Berujung Bentrok, Gang Jati Sempat Memanas
-
GBLA Membiru! 5 Fakta Menarik Persib Kunci Juara Paruh Musim Usai Tekuk Persija 1-0
-
Hindari Titik Ini! Banjir Rendam Jalur Pantura Kudus
-
Persib vs Persija: Antara Dominasi Maung Bandung dan Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran