-
Keluarga wisatawan Majalengka dihadang dan diancam celurit di Cianjur, memicu penyelidikan Polres.
-
Pelaku diduga mabuk, merusak mobil, dan aksinya sebabkan trauma berat pada anak korban.
-
Korban resmi lapor polisi setelah mediasi gagal, menuntut keadilan atas kekerasan.
"Kami sudah dimintai keterangan oleh anggota dari Polres Cianjur, kami tetap melaporkan agar para pelaku diproses hukum karena aksi mereka anak saya trauma, belum mau keluar rumah termasuk pergi ke sekolah karena ketakutan," ungkap Enur.
Trauma yang dialami anak-anak menjadi alasan kuat bagi keluarga korban untuk menuntut keadilan dan memastikan para pelaku kekerasan di Cianjur ini mendapat sanksi hukum yang setimpal. Kasus ini menyoroti pentingnya keamanan wisatawan dan respons cepat aparat terhadap tindakan kriminal yang meresahkan. [Antara].
Berita Terkait
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Cianjur, Kenapa Sampel Makanan Selalu Negatif Bakteri?
-
Puluhan Siswa Keracunan Makanan Gratis di Cianjur, Kualitas Program Gizi Pemerintah Dipertanyakan
-
Siap Jadi Pusat Rujukan, Bagaimana RSUD Kota Bogor Layani Pasien dari Depok hingga Cianjur?
-
Mobil Bak Terbuka Oleng Hantam Siswa SD: Satu Meninggal Dunia, Sopir Akui Mengantuk
-
Ayam Pelung Cianjur Mendunia, Ini Alasannya!
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata
-
Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor
-
Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan
-
Temuan Anyar Sidak DPR di Lapas Cibinong: Ada Bangunan Tanpa Izin dan Krisis Tenaga Kesehatan