-
Rapat koordinasi ATR/BPN dan Pemda Karawang mencari solusi strategis, cepat, dan transparan untuk masalah pertanahan.
-
Penyelesaian masalah pertanahan Karawang memerlukan sinergi pusat-daerah, kolaborasi semua pihak, dan dukungan penuh masyarakat.
-
Koordinasi ini diharapkan menjadi fondasi untuk tata kelola pertanahan yang lebih baik, adil, dan berkesinambungan di Karawang.
SuaraJabar.id - Isu pertanahan di Kabupaten Karawang, sebuah wilayah yang strategis dengan perpaduan kawasan industri dan pertanian, terus menjadi perhatian serius.
Merespons kompleksitas permasalahan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Kabupaten Karawang, didukung oleh berbagai elemen masyarakat, menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Masalah Pertanahan Tingkat Kabupaten.
Acara penting ini berlangsung di Aula Husni Hamid pada Senin, 6 Oktober 2025, menandai komitmen bersama untuk menciptakan keadilan dan kepastian hukum atas tanah.
Rapat koordinasi tingkat tinggi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Plt. Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Embun Sari, hadir secara langsung bersama jajaran Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat.
Dari tingkat daerah, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Uunk din Parunggi, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Direktorat Kehutanan, Dinas terkait lainnya, dan Kepala Seksi Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang beserta staf, turut berpartisipasi aktif.
Kehadiran beragam pemangku kepentingan ini menunjukkan upaya kolaboratif yang kuat dalam mencari solusi komprehensif.
Tujuan utama rapat koordinasi ini sangat jelas mengidentifikasi, membahas secara mendalam, dan merumuskan langkah-langkah strategis yang efektif dalam penanganan berbagai permasalahan pertanahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Karawang.
Mulai dari sengketa, konflik, hingga perkara pertanahan, semuanya menjadi agenda prioritas.
Dalam arahannya, Plt. Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Embun Sari, menekankan betapa krusialnya sinergi dan kolaborasi antara instansi pusat dan daerah. Ia menyerukan agar penyelesaian masalah pertanahan dapat dilakukan secara cepat.
Baca Juga: Titik Terang Setelah Tiga Hari Menegangkan: Kalimalang Akhirnya Ungkap Keberadaan Fadli
"Dengan rapat koordinasi ini diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah strategis dalam penyelesaian sengketa, konflik, dan perkara pertanahan," ujarnya.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Uunk din Parunggi, turut memaparkan kondisi terkini terkait sejumlah titik lokasi di Karawang yang masih menghadapi permasalahan pertanahan. Beliau menegaskan pentingnya kerja sama dari semua pihak.
"Permasalahan pertanahan tidak bisa diselesaikan sendiri, diperlukan kerja sama semua pihak agar tercapai solusi yang adil dan berkelanjutan," tegasnya, menyoroti kompleksitas yang membutuhkan pendekatan multi-pihak.
Dukungan terhadap upaya pemerintah juga datang dari masyarakat. Rangga, perwakilan dari Serikat Pekerja Tani Karawang (SEPETAK), menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelesaian permasalahan pertanahan yang sedang berlangsung.
"Dengan adanya One Map Policy, kami menilai langkah tersebut sangat baik dan kami mendukung pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria untuk menyelesaikan masalah pertanahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Titik Terang Setelah Tiga Hari Menegangkan: Kalimalang Akhirnya Ungkap Keberadaan Fadli
-
Kisah Pilu Warga Bogor: Hidup Sejak Era Belanda, Tanah Terancam Disita Negara Gara-gara Utang Fiktif
-
Pasca Kritik Dedi Mulyadi, Pemkab Karawang Mulai Menata Area Jalan Interchange Karawang Barat
-
Dedi Mulyadi 'Sentil' Tata Kota Karawang: Interchange Kumuh Jadi Sorotan
-
SMAN 1 Bandung Siapkan 'Senjata' Hadapi Kasasi Sengketa Lahan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat