-
Petugas gabungan Polres Cianjur berhasil menyingkirkan pohon tumbang di jalur selatan Cianjur (Desa Sukapura, Cidaun), sehingga lalu lintas kembali normal pada Senin.
-
Penanganan cepat oleh sekitar 12 petugas menggunakan gergaji mesin menuntaskan pembersihan jalur utama penghubung antarkecamatan/kota di selatan Jabar.
-
Tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang. Petugas Damkar disiagakan untuk pengawasan dan penanganan cepat karena cuaca ekstrem di wilayah selatan Cianjur.
SuaraJabar.id - Jalur Selatan Cianjur, tepatnya di Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, yang sempat terputus akibat pohon tumbang berukuran besar, kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
Kepolisian Resor Cianjur, bersama tim gabungan, berhasil menuntaskan penanganan bencana ini dengan cepat pada Senin pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra, menjelaskan bahwa pohon besar tersebut menutup seluruh landasan jalan utama yang berfungsi sebagai penghubung antarkecamatan dan kota/kabupaten di wilayah selatan Jawa Barat.
"Sehingga petugas gabungan melakukan penanganan cepat agar arus lalu lintas dapat kembali normal, selama penanganan dilakukan petugas Satlantas Polres Cianjur mengarahkan pengendara untuk mengambil jalan melingkar," katanya dilansir dari Antara.
Pelaksana Pos Damkar WMK 6 Sindangbarang, Syarul Pajri, mengatakan bahwa sekitar 12 orang petugas gabungan terlibat dalam penanganan pohon tumbang yang terjadi di Kampung Cikamurang, Desa Sukapura. Tim yang dilengkapi dengan gergaji mesin dan kendaraan bak terbuka bekerja dengan sigap.
"Petugas dengan gergaji mesin dan kendaraan bak terbuka melakukan penanganan dengan cepat sehingga Senin pagi kendaraan sudah dapat melintas dari kedua arah," kata Syarul Pajri.
Beruntung, saat kejadian, arus lalu lintas sedang sepi sehingga tidak ada korban jiwa ataupun kendaraan yang tertimpa pohon.
Menjelang siang, proses pembersihan total dari dahan dan ranting pun tuntas dilakukan, memastikan Jalur Selatan Cianjur kembali normal dari kedua arah.
Meskipun jalur sudah normal, petugas tetap disiagakan di lokasi dan sepanjang jalur selatan. Hal ini dilakukan untuk mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati, terutama saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
Cuaca Ekstrem yang masih melanda wilayah selatan Cianjur membuat Pos Damkar Sindangbarang menyiagakan seluruh petugas. Sekitar delapan petugas disiagakan setiap hari untuk pengawasan dan penanganan cepat, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta unsur TNI/Polri dan relawan.
Baca Juga: Pahlawan Ojek Makanan Bergizi Gratis: Demi Siswa SD, Paket Dibawa Lewat Jalan yang Rusak Ekstrem
"Sekitar delapan petugas yang ada kami siagakan setiap hari selain melakukan pengawasan dan pemantauan serta membuat laporan, termasuk melakukan penanganan cepat berkoordinasi dengan TNI/Polri dan relawan," tegas Syarul Pajri.
Berita Terkait
-
Pahlawan Ojek Makanan Bergizi Gratis: Demi Siswa SD, Paket Dibawa Lewat Jalan yang Rusak Ekstrem
-
Bandung Diterjang Badai! Pohon Beringin Raksasa di Alun-Alun Ujung Berung Tumbang
-
Karyawan Ruko Ini Tewas Setelah 3 Hari Berjuang Melawan Luka Bakar Akibat Truk BBM Terguling
-
Jalur Cianjur-Sukabumi Dibuka! Tapi Awas Bahaya Tersembunyi Ini...
-
Insiden Truk Tangki Terguling Picu Kebakaran Hebat di Cianjur, Ini Kata Pertamina
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Misteri di Balik Kamar Vila Garut: Rohaimin Berpulang dalam Sunyi, Uang Rp15 Juta Masih Utuh
-
Lelah Menagih Janji, Warga Cibening Sukabumi Patungan Rp50 Ribu Demi Bangun Jembatan
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Dua Perahu Karet Sisir Jalur Maut: Jejak Aris Masih Nihil Setelah Truknya Terjun ke Sungai Citanduy
-
WFH ASN Dimulai! Wali Kota Sukabumi Tegaskan Guru, Nakes, dan Pejabat Tetap di Lapangan