-
Longsor kembali melanda Cianjur, menimbun satu rumah di Cugenang dan mengancam puluhan rumah lain. 10 KK (22 jiwa) mengungsi.
-
Meski tak ada korban jiwa, BPBD Cianjur mengungsikan warga dan menyiagakan petugas karena potensi longsor susulan. Kajian geologi akan dilakukan.
-
Selain longsor Cugenang, banjir melanda Cidaun dan Mande. Longsor juga terjadi di Naringgul yang menutup sawah dan sebagian jalan nasional.
SuaraJabar.id - Bencana tanah longsor kembali melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat hujan deras berintensitas tinggi.
Kali ini, satu rumah warga di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, tertimbun longsor, dan puluhan rumah lainnya terancam.
Akibatnya, 10 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi pada Selasa (12/11/2025).
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, di Cianjur pada Selasa (12/11/2025), mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hal ini karena pemilik rumah dan anggota keluarganya sudah lebih dulu mengungsi setelah sempat melihat tanda-tanda alam sebelum longsor terjadi.
"Hujan deras dengan intensitas lebih dari dua jam membuat tebing yang berdekatan dengan pemukiman warga longsor, menimbun satu rumah, beruntung pemilik dan tiga anggota keluarga sudah lebih dulu mengungsi," katanya.
Hujan deras yang masih kerap melanda wilayah tersebut membuat petugas BPBD mengungsikan 10 kepala keluarga yang terdiri dari 22 jiwa ke tempat yang dinilai aman atau ke rumah saudaranya.
Langkah ini diambil karena dikhawatirkan longsor susulan kembali terjadi, mengingat sekitar 10 rumah lainnya terancam.
Bahkan, warga lainnya diminta untuk tetap waspada dan segera mengungsi ketika hujan kembali turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam, terutama pada malam hari, guna menghindari longsor kembali terjadi dan meluas.
Baca Juga: Jembatan Putus dan Jalan Terisolasi! 5 Kecamatan di Cianjur Dihantam Banjir-Longsor Dahsyat
"Kami menyiagakan petugas dan relawan guna melakukan pemantauan secara intensif karena terdapat potensi tanah longsor susulan, untuk memastikan kelayakan lokasi kami akan melakukan kajian bersama Badan Geologi," kata Asep.
Asep menjelaskan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan petugas dan relawan guna melakukan pendataan di sejumlah lokasi lain yang dilaporkan terjadi bencana alam banjir dan longsor di wilayah selatan Cianjur. Laporan sementara menunjukkan puluhan rumah terendam akibat sungai meluap.
Pihaknya mencatat laporan yang masuk terkait banjir melanda Kecamatan Cidaun dan Mande. Sedangkan longsor juga terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Naringgul.
Meskipun tidak ada korban jiwa, longsor di Naringgul menutup area persawahan dan sebagian jalan nasional Cianjur-Bandung.
"Kami masih menunggu laporan dari petugas di lapangan, namun laporan sementara banjir Cidaun belum merendam perkampungan namun sejumlah tanggul sungai jebol, sedangkan longsor Naringgul menimpa sawah dan jalan nasional namun hanya sebagian," katanya.
Berita Terkait
-
Jembatan Putus dan Jalan Terisolasi! 5 Kecamatan di Cianjur Dihantam Banjir-Longsor Dahsyat
-
Jalur Lintas Selatan Garut Lumpuh Total: Longsor Besar Tutup Jalan Pakenjeng-Bungbulang
-
Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang
-
Jalur Selatan Cianjur Nyaris Putus Total, Pohon Tumbang Segede Gaban 'Blokade' Jalan Utama
-
Pahlawan Ojek Makanan Bergizi Gratis: Demi Siswa SD, Paket Dibawa Lewat Jalan yang Rusak Ekstrem
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Tato Wajah Tersangka dan Tulisan 'Love Topik TH' di Tubuh Korban Penyekapan, Ini Kata Polisi
-
Heboh Asap di Tambang Bawah Tanah Pongkor, PT Antam Pastikan Seluruh Pekerja Aman
-
Luka Parah hingga ke Kaki, Pemulihan Korban Penyekapan Taufik Hidayat Butuh Waktu Setahun
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri