- Yayasan Kasih Palestina menyelenggarakan kajian bertema "Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta" di Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
- Acara Milad ke-8 ini dihadiri ratusan peserta muda dan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pemateri inspiratif.
- Donasi organisasi tersebut telah tersalurkan kepada warga Palestina serta pengungsi di Turki, Mesir, dan Yordania.
SuaraJabar.id - Yayasan Kasih Palestina menggelar kegiatan kajian bertajuk “Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta” di Luminor Hotel Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (29/11/2025).
Acara yang menjadi rangkaian Milad ke-8 Kasih Palestina ini menghadirkan ratusan peserta, mayoritas generasi muda, yang antusias mengikuti rangkaian diskusi dan inspirasi kemanusiaan.
Turut hadir sebagai pemateri Dai muda sekaligus influencer Palestina Muhammed A.S Algoul, pendakwah dan motivator Ummi Pipik, komika Abdur Arsyad, serta trainer dan storyteller nasional, Kak Angga Johan Saputra.
Direktur Kasih Palestina, Nandang Cahya, menjelaskan bahwa organisasi kemanusiaan ini bermula dari sebuah grup WhatsApp pada 6 Februari 2016 yang fokus menyebarkan informasi tentang Palestina.
Seiring meningkatnya kepedulian masyarakat, komunitas tersebut kemudian berkembang menjadi yayasan resmi pada 2017.
“Ini rangkaian Milad Kasih Palestina yang ke-8. Tahun ini kami mencoba format berbeda. Tidak hanya seremonial, tetapi dikemas sebagai event yang lebih dekat dengan generasi muda,” ujar Nandang.
Menurutnya, lebih dari 500 peserta telah mengonfirmasi kehadiran.
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi edukasi bagi Gen Z agar lebih memahami isu kemanusiaan Palestina dan berperan aktif dalam perjuangan kemanusiaan global.
“Generasi muda ini punya energi besar. Kami ingin mereka tumbuh menjadi orang-orang yang berkontribusi untuk kemerdekaan rakyat Palestina,” katanya.
Baca Juga: Akhir Drama Viral Ojol vs Opang di Rancaekek, Sepakat Damai Usai Mediasi Polisi
Kasih Palestina sendiri aktif melakukan sosialisasi melalui masjid, komunitas pengajian, hingga edukasi untuk pelajar.
Nandang menegaskan bahwa donasi yang dihimpun selama ini telah disalurkan langsung kepada warga Palestina di Gaza serta pengungsian di Turki, Mesir, dan Yordania.
Selama delapan tahun berdiri, berbagai program kebaikan telah menjangkau ratusan ribu penerima manfaat.
Pada 2022 tercatat 35.282 penerima, meningkat menjadi 77.582 pada 2023, dan melonjak drastis menjadi 203.529 penerima di 2024.
Hingga September 2025, jumlah penerima manfaat mencapai 191.090 orang.
Sementara itu, komika Abdur Arsyad yang menjadi salah satu pembicara mengaku takjub dengan antusiasme generasi muda Bandung.
Berita Terkait
-
Akhir Drama Viral Ojol vs Opang di Rancaekek, Sepakat Damai Usai Mediasi Polisi
-
Kasih Palestina Teguhkan Komitmen Kemanusiaan di Peringatan Deklarasi Kemerdekaan Palestina
-
Terlilit Judi Online, Pria di Bandung Nekat Habisi Penjaga Konter dengan 30 Tusukan Sadis
-
13 Siswa SMP di Bandung Diduga Keracunan Menu MBG
-
Kursi Panas Timnas Indonesia: Bojan Hodak Jadi Opsi Kuat Pengganti Kluivert
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Viral Screenshot Jokowi Minta Jangan Dipenjara Soal Ijazah Palsu, Ini Fakta Sebenarnya
-
Penderita Obesitas Dapat Ikuti Program Penurunan Berat Badan Berbasis Semaglutide, Apa Itu?
-
Kabar Gembira Warga Bogor Barat: Akhir dari Era 'Jalur Neraka' Dimulai dengan Anggaran Rp100 Miliar
-
Hasil Pertemuan Rudy Susmanto dan Pengusaha: Sepakat Hibahkan Lahan, Siap Lobi Dedi Mulyadi
-
Dorong Lapangan Kerja Baru, Pemkab Bogor Buka Ruang Kolaborasi Seluas-luasnya Bagi Swasta