- BMKG Bandung menyatakan Sumedang memiliki aktivitas sambaran petir tertinggi di Jawa Barat selama November 2025.
- Total sambaran petir di seluruh Jawa Barat sepanjang November 2025 tercatat mencapai lebih dari 1.020.379 kejadian.
- Aktivitas petir tertinggi di Jawa Barat terjadi pada minggu pertama bulan November 2025 dengan 435.384 sambaran.
SuaraJabar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyebut Kabupaten Sumedang sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas sambaran petir tertinggi di Jawa Barat selama November 2025.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu di Bandung, Senin (1/12) mengatakan jumlah sambaran petir di wilayah Sumedang mencapai 290.791 kejadian selama November 2025.
"Adapun salah satu (jumlah sambaran petir) yang tertinggi di Jawa Barat adalah Sumedang dengan total 290.791 kejadian selama November," kata Teguh Rahayu.
Ia mengatakan beberapa wilayah lainnya seperti Cianjur dan Garut menjadi tempat yang rawan berikutnya atas kejadian sambaran petir selain Sumedang.
"Berdasarkan data BMKG, selain Sumedang, wilayah dengan sambaran petir terbanyak adalah Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut," ucap Teguh Rahayu.
Ia juga menjelaskan bahwa kejadian petir di Jawa Barat pada bulan November menembus angka 1 juta lebih kejadian.
"Kami mencatat total 1.020.379 kejadian petir di seluruh Jawa Barat dan sekitarnya sepanjang bulan November 2025," ujar Teguh Rahayu.
Lebih lanjut ia memaparkan aktivitas petir tertinggi tercatat pada minggu pertama November 2025, dengan 267.285 sambaran petir CG (-) dan 168.099 sambaran petir CG (+).
Total kejadian petir pada minggu pertama mencapai 435.384, sedangkan jumlah terendah tercatat pada minggu ke-4 November sebanyak 84.038 kejadian.
Baca Juga: Stop Tipu Wisatawan! Dedi Mulyadi Kecam Pelaku Usaha Jual 'Nanas Palsu'
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan selalu mengikuti protokol keselamatan saat hujan petir.
Masyarakat diminta agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak jelas kebenarannya dan selalu menjaga keselamatan, terutama di wilayah rawan sambaran petir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Tenda Putih Terpasang di Bogor, Keluarga Pramugari Esther Aprilita Pasrah Menanti Kabar dari Maros
-
Update Tragedi Tambang Pongkor, PT Antam Gandeng Aparat Selidiki Penyebab Asap Maut
-
Dilamar Partai Gema Bangsa, Sudirman Said: Tema Desentralisasi Politik Sangat Tepat
-
4 Tips Belanja Sayur Online Dari Rumah, Pilih Toko Tepercaya Seperti BlibliFresh
-
Fakta-fakta di Balik Video Viral Pengeroyokan Guru: Ada Tantangan Duel Jantan Saat Jam Istirahat