Andi Ahmad S
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:05 WIB
Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 17 Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap Identifikasi SDA. (Freepik/Odua Images)
Baca 10 detik

Kurikulum Merdeka pada jenjang Kelas 8 SMP dirancang untuk mendorong siswa lebih peka terhadap kondisi geografis di sekitarnya. Melalui Lembar Aktivitas 4, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi diminta langsung mengamati dan mengidentifikasi potensi kekayaan alam yang ada di daerah tempat tinggal mereka sendiri.

Materi ini memberikan pemahaman konkret bahwa setiap wilayah di Indonesia (seperti Jawa, Kalimantan, atau Papua) memiliki kekayaan alam yang berbeda-beda mulai dari hasil hutan, laut, hingga pertambangan.

Siswa diajak untuk memahami bahwa setiap SDA tersebut memiliki lokasi spesifik dan manfaat strategis bagi ekonomi serta kehidupan sehari-hari.

SuaraJabar.id - Memasuki jenjang kelas 8 SMP dalam Kurikulum Merdeka, siswa diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pada Bab 1 yang membahas "Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya Alam", terdapat tugas krusial yang sering menjadi pekerjaan rumah (PR).

Tepatnya pada halaman 17, siswa diminta mengerjakan Lembar Aktivitas 4, Aktivitas Individu.

Tugas ini menuntut siswa untuk mengidentifikasi berbagai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di lingkungan tempat tinggal atau daerahnya, lalu mengklasifikasikannya berdasarkan jenis, sifat, dan lokasinya.

Bagi Sobat Pelajar yang sedang mencari referensi atau orang tua yang mendampingi anak belajar di rumah, berikut adalah pembahasan mendalam dan kunci jawaban yang bisa dijadikan acuan.

Sebelum masuk ke tabel jawaban, mari kita pahami dulu konsep dasarnya agar tidak sekadar menyalin:

1. Berdasarkan Jenisnya:

SDA Hayati (Biotik): Berasal dari makhluk hidup (tumbuhan dan hewan).

SDA Non-Hayati (Abiotik): Berasal dari benda mati (tanah, air, barang tambang).

Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 205: Bedah Tuntas Dampak Monopoli Perdagangan

2. Berdasarkan Sifatnya:

Terbarukan (Renewable): Dapat pulih kembali dalam waktu cepat (hewan, tumbuhan, air).

Tidak Terbarukan (Non-renewable): Jumlahnya terbatas dan akan habis jika dipakai terus menerus (minyak bumi, batu bara, emas).

Berikut adalah contoh jawaban umum yang bisa disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing (misalnya Jawa Barat, Kalimantan, atau Sumatera):

1. Hutan (Kayu Jati/Rotan)

Jenis: SDA Hayati (Biotik).

Load More