- Pemkab Bekasi menyiapkan 18 pos mudik Lebaran 2026 guna mengawasi dan melayani arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Pos pelayanan tersebut terbagi menjadi pos terpadu, pengamanan, pelayanan, dan pantau yang tersebar di jalur utama.
- Pemerintah mengimbau pemudik memastikan kondisi kendaraan prima dan beristirahat saat merasa lelah di pos pelayanan.
SuaraJabar.id - Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dipastikan akan mendapatkan pengawasan dan pelayanan maksimal dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah menyiapkan sedikitnya 18 titik pos mudik guna melayani para pemudik yang melintas di daerah tersebut, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bekasi dalam menciptakan kondusivitas arus mudik pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Pos mudik Idul Fitri 1447 Hijriah ini kita siapkan untuk mendukung pemerintah menciptakan kondusivitas arus mudik," kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono dilansir dari Antara, Selasa 10 Maret 2026.
Dia menjelaskan penetapan maupun pemberlakuan teknis penyediaan pos mudik Lebaran atas hasil koordinasi pemerintah daerah bersama Polres Metro Bekasi serta sejumlah unsur terkait yang akan dilibatkan dalam operasi dengan sandi Ketupat Jaya.
Berdasarkan hasil koordinasi bersama, 18 pos mudik tersebut dibagi dalam beberapa fungsi pelayanan mencakup satu unit pos terpadu, empat pos pengamanan, lima pos pelayanan serta delapan titik pos pantau.
"18 titik pos mudik tersebut tersebar di sejumlah wilayah yang menjadi konsentrasi pemudik, mulai dari Jalan Negara sepanjang Pantura, Kalimalang maupun pada Ruas Tol Jakarta-Cikampek," katanya.
Agus menyatakan pos-pos tersebut disiapkan untuk membantu pengamanan lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi.
Dirinya turut mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar melakukan persiapan dengan baik, mulai dari perencanaan waktu keberangkatan hingga memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima.
Baca Juga: Waspada Longsor Susulan! BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem di TPST Bantargebang
"Kami mengimbau para pemudik untuk melakukan pengecekan dan memperhatikan kondisi kendaraan seperti kondisi mesin, sistem pengereman dan ketebalan ban. Selain itu, kondisi fisik pengemudi juga harus dipastikan dalam kondisi sehat," ucapnya.
Menurut ia keselamatan pengendara selama perjalanan menjadi prioritas utama. Jika pengemudi merasa lelah atau mengantuk, disarankan untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.
"Jika merasa lelah atau mengantuk jangan dipaksakan untuk berkendara. Silakan memanfaatkan pos-pos pelayanan yang telah disediakan untuk beristirahat," ucap dia.
Pihaknya berharap melalui langkah-langkah pengamanan ini, arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman dan terkendali bagi seluruh masyarakat.
Berita Terkait
-
Waspada Longsor Susulan! BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem di TPST Bantargebang
-
Daftar Lengkap 13 Korban Longsor TPST Bantargebang: 6 Meninggal, 1 Masih Hilang
-
Basarnas Update: 5 Meninggal Dunia Akibat Longsor Sampah Bantargebang, 4 Masih Hilang
-
Kronologi Lengkap Longsor Sampah TPST Bantargebang: Timbun 5 Truk, 1 Warung dan Renggut 4 Nyawa
-
Pilunya Longsor Sampah Bantargebang, Dua Pemilik Warung Ikut Jadi Korban Tewas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI