-
Konfirmasi Keberadaan Tambang Ilegal di Pongkor Kementerian ESDM membenarkan adanya aktivitas penambangan emas dan galena ilegal yang telah berlangsung lama di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Antam Tbk, Bogor.
- Dilema Penegakan Hukum dan Aspek Kemanusiaan Pemerintah menghadapi situasi kompleks karena tambang liar tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat untuk bertahan hidup.
-
Oleh karena itu, pendekatan yang diambil tidak mengutamakan pidana keras, melainkan upaya penertiban dan pembinaan agar aspek ekonomi warga tetap terjaga tanpa melanggar hukum secara terus-menerus.
SuaraJabar.id - Isu pertambangan di kawasan Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali memanas pasca-insiden kecelakaan yang menelan korban jiwa.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara mengenai realita di lapangan yang selama ini menjadi rahasia umum.
Ternyata, aktivitas pengerukan perut bumi secara liar di sana bukan hanya soal emas, melainkan juga mineral lain yang bernilai ekonomis tinggi.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Jeffri Huwae, secara blak-blakan membenarkan eksistensi praktik tersebut.
“Aktivitas ilegal di daerah Pongkor itu ada. Ya ada tambang emas, ada juga yang ambil galena,” ujar Jeffri Huwae dilansir dari Antara, Rabu 21 Januari 2026.
Galena sendiri merupakan mineral timbal sulfida yang menjadi bijih utama timbal dan perak, komoditas yang cukup menggiurkan di pasar gelap.
Kementerian ESDM mengakui bahwa tambang-tambang ilegal tersebut sudah beroperasi sejak lama. Namun, pendekatan tangan besi atau pemidanaan keras dinilai bukan solusi tunggal yang bijak saat ini.
Jeffri menyoroti aspek humanis di balik aktivitas ilegal tersebut. Para penambang liar atau yang akrab disebut gurandil, menggantungkan hidup keluarganya dari lubang-lubang tambang tersebut. Penindakan di kawasan ini membutuhkan strategi khusus agar tidak memicu konflik sosial yang lebih besar.
“Rasa-rasanya, saya mau sampaikan bahwa memang itu hanya perlu ditertibkan saja, sebab itulah cara mereka untuk hidup,” kata Jeffri.
Baca Juga: Baru Kumpul Tahun Baru, Keluarga Pramugari Esther Aprilita di Bogor Masih Berharap Mukjizat
Pandangan ini mengisyaratkan pergeseran pendekatan pemerintah. Daripada memenjarakan rakyat kecil yang mencari makan, pemerintah mendorong solusi yang lebih edukatif.
“Bukan berarti kami melegalkan yang ilegal, ya. Ilegal tetap salah, tetapi bagaimana perlakuan kesalahannya itu tidak harus dengan pemidanaan yang keras,” tegasnya.
Sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) resmi di wilayah tersebut, PT Antam Tbk memiliki tanggung jawab besar.
Kementerian ESDM meminta perusahaan pelat merah tersebut tidak hanya fokus pada eksploitasi, tetapi juga merangkul masyarakat sekitar.
Jeffri meminta kepada PT Antam sebagai perusahaan yang mengelola tambang di wilayah Pongkor untuk memberi pembinaan kepada masyarakat di sekitar wilayah tambang.
Langkah ini diharapkan dapat mentransformasi pola pikir masyarakat dan mengurangi risiko kecelakaan akibat metode penambangan yang tidak standar.
Pernyataan ESDM ini muncul di tengah sorotan tajam terhadap insiden asap dan kecelakaan yang baru saja terjadi.
Tag
Berita Terkait
-
Baru Kumpul Tahun Baru, Keluarga Pramugari Esther Aprilita di Bogor Masih Berharap Mukjizat
-
Bau Amis Dugaan 'Beking' Aparat di Tambang Emas Ilegal Gunung Guruh Tercium Kejagung
-
Tak Mau Ada Celah Korupsi! Bupati Bogor Gandeng KPK 'Pelototi' Proyek Tambang dan Jalan Leuwiliang
-
Mahasiswa di Bogor Akhiri Hidup di Kosan, Diduga Depresi Akibat Terjerat Judol
-
Tenda Putih Terpasang di Bogor, Keluarga Pramugari Esther Aprilita Pasrah Menanti Kabar dari Maros
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan