Ilustrasi Perumahan di Karawang. [Unsplash]
Baca 10 detik
- Bupati Karawang akan evaluasi menyeluruh tata ruang perumahan akibat keluhan banjir musiman di wilayah tersebut.
- Pemerintah Kabupaten Karawang memberlakukan moratorium izin pembangunan perumahan baru sambil penataan drainase.
- Pemprov Jabar juga moratorium izin menunggu hasil kajian tata ruang dari IPB dan ITB Februari 2026.
"Untuk pembangunan perumahan kita kan tahu banjir yang sekarang terjadi rata-rata karena perumahan. Nah, kalau sekarang banjir karena perumahan apakah kita akan melanjutkan banjir ini semakin besar? Maka harus ada solusi," kata KDM.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga sedang menerapkan moratorium pembangunan perumahan, sambil menunggu hasil kajian tata ruang dari dua institusi akademik terkemuka Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Rekomendasi resmi dari kedua lembaga ini ditargetkan akan keluar pada Februari 2026. Hasil kajian ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi penyusunan kebijakan tata ruang yang lebih terencana, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan lingkungan.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?
-
Kabar Gembira Warga Bogor Barat: Akhir dari Era 'Jalur Neraka' Dimulai dengan Anggaran Rp100 Miliar
-
Hasil Pertemuan Rudy Susmanto dan Pengusaha: Sepakat Hibahkan Lahan, Siap Lobi Dedi Mulyadi
-
5 Spot Trekking Santai di Karawang Buat Healing Sekeluarga
-
Karawang Siap 'Glow Up' Tiru Cara Bogor Benahi Utilitas Udara yang Membahayakan
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini