- Operasi SAR hari ketujuh di Bandung Barat melanjutkan pencarian 20 korban hilang dengan evakuasi lima jenazah hari itu.
- Total 60 kantong jenazah telah dievakuasi; 44 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polri.
- Jumlah warga terdampak dan dilaporkan hilang mengalami dinamika data, mencapai 158 jiwa dari 35 kepala keluarga.
SuaraJabar.id - Tragedi tanah longsor Bandung Barat di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih menyisakan duka mendalam.
Memasuki hari ketujuh operasi, Tim Search and Rescue (SAR) memutuskan untuk melanjutkan pencarian terhadap 20 korban yang dilaporkan masih hilang.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh, menunjukkan komitmen tak tergoyahkan untuk menemukan setiap jiwa yang terdampak.
Sebuah operasi SAR besar-besaran terus berpacu dengan waktu, menarik perhatian dan solidaritas masyarakat dari berbagai penjuru.
Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan, perkembangan penting hari ini.
"Berdasarkan hasil evaluasi hari ke tujuh, masih terdapat 20 korban dilaporkan hilang dan pencarian akan terus dilanjutkan. Alhamdulillah, dari pagi hingga sore cuaca sangat membantu pelaksanaan operasi SAR dan hari ini kami berhasil mengevakuasi lima body pack (kantong jenazah),” katanya.
Lima jenazah korban longsor yang berhasil dievakuasi pada hari ini menambah jumlah total yang ditemukan.
Sejak hari pertama bencana tanah longsor ini terjadi, tim gabungan telah bekerja tanpa henti.
Mohammad Syafii menjelaskan bahwa total korban dievakuasi sejak hari pertama hingga hari ketujuh operasi pencarian mencapai 60 kantong jenazah. Angka ini menggambarkan skala dampak bencana yang begitu besar.
Baca Juga: Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
Di sisi lain, proses identifikasi juga terus berjalan. Berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI) Polri, sebanyak 44 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Upaya DVI ini krusial untuk memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Syafii juga menekankan dinamika data jumlah korban hilang.
"Laporan awal menyebutkan sebanyak 113 orang terdampak dari 34 kepala keluarga. Namun perkembangan terakhir menunjukkan terdapat 158 warga yang dilaporkan hilang dari 35 kepala keluarga. Dinamika data ini menjadi bagian dari proses operasi di lapangan,” ujarnya.
Perkembangan data ini menunjukkan kompleksitas penanganan bencana di tengah medan yang sulit dan luasnya area terdampak.
Mohammad Syafii menambahkan bahwa meskipun menghadapi tantangan berupa medan berat serta kondisi cuaca yang tidak selalu stabil dalam sepekan ini, operasi SAR tetap dilaksanakan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Berita Terkait
-
Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
-
40 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi, Berikut Daftar Nama dan Asal Kampungnya
-
Cuaca Ekstrem Mengancam! Pencarian Korban Longsor Cisarua Terpaksa Dihentikan Sementara
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
-
Update Mencekam Longsor Cisarua: 48 Jenazah Dievakuasi, 33 Warga Masih Hilang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Rumah Dikosongkan! Pengurus AMSI dan Manajer Konde.co Diteror Orang Tak Dikenal
-
Investasi Makin Mudah dengan Fitur Toggle Nabung Emas Otomatis di BRImo
-
Pemprov Jabar Beri Subsidi Rp2,7 Juta Bagi Siswa yang Gagal Masuk Negeri
-
Demam Piala Dunia 2026, Walikota Bandung Farhan Ancam Pecat ASN yang Nekat Judi Online