Andi Ahmad S
Minggu, 22 Maret 2026 | 22:00 WIB
Situasi arus lalu lintas di Cagak Nagreg yang dipadati kendaraan menuju Tasikmalaya (kiri) dan Garut (kanan) pada Minggu (22/3/2026) malam. ANTARA/Ricky Prayoga
Baca 10 detik
  • Jalur Nagreg pada Minggu malam Lebaran 2026 padat akibat bercampurnya arus mudik lokal dan wisata menuju Tasikmalaya/Garut.
  • Kepadatan dipicu hambatan di Limbangan dan Kadungora, serta mulai bergeraknya arus balik dari timur menuju barat.
  • Dishub mengimbau pemudik waspada cuaca ekstrem dan menyarankan menghindari perjalanan malam menggunakan sepeda motor di jalur tersebut.

Selain aspek kendaraan, Eric menekankan kesiapan fisik juga diperlukan bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik dan balik Lebaran 2026.

"Mohon buat masyarakat sebelum melaksanakan mudik dan balik betul-betul kondisi kendaraan diperiksa baik itu kondisi mesin, ban maupun rem, juga alat tambahan yang wajib ada pada kendaraan seperti dongkrak, apar itu betul-betul harus diperiksa agar semuanya berfungsi dengan baik. Fisik juga harus diperhatikan jangan memaksakan diri kalau lelah, segera istirahat," ucapnya.

Sepanjang jalur Nagreg, lanjut Eric, banyak lokasi posko bersama yang bisa dimanfaatkan bagi pemudik sebagai lokasi istirahat sebelum melanjutkan perjalanannya, guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sampai tujuan. [Antara].

Load More