Wakos Reza Gautama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:47 WIB
Viral pemuda merusak mobil pemudik di Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. [harapanrakyat.com]
Baca 10 detik
  • Insiden perusakan mobil pemudik terjadi di jalur Sukamantri, Ciamis pada Jumat (27/3/2026) dipicu kesalahpahaman saat putar balik.
  • Pengendara motor mengamuk merusak kaca dan spion mobil setelah hampir bersenggolan saat mobil hendak berbalik arah.
  • Kasus viral ini berakhir damai melalui mediasi Polsek Panjalu, di mana pelaku meminta maaf dan berkomitmen ganti rugi.

SuaraJabar.id - Sebuah rekaman amatir di jagat TikTok mendadak menjadi pusat perhatian ratusan ribu netizen. Dalam video yang diunggah akun @riariadahlia tersebut, suasana tenang di jalur Sukamantri, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah mencekam.

Seorang pemuda yang menunggangi sepeda motor tampak kalap, menghentikan paksa sebuah mobil pemudik, lalu menghantam kaca depan dan spion hingga hancur berantakan.

Suara benturan benda berat ke kaca mobil yang pecah seribu itu tak hanya merusak kendaraan, tetapi juga merobek kenyamanan perjalanan mudik yang seharusnya penuh suka cita.

Misteri di balik amukan sang pemuda akhirnya terkuak setelah Polres Ciamis turun tangan. Insiden yang terjadi pada Jumat (27/3/2026) ini rupanya dipicu oleh kesalahpahaman klasik di jalan raya. Ego yang tak terkendali saat berkendara.

Kronologi bermula ketika sebuah mobil berniat melakukan manuver putar balik. Di saat yang bersamaan, muncul sepeda motor dari arah belakang.

Diduga hampir terjadi senggolan, pengendara motor tersebut tersulut emosi. Tak terima karena merasa hampir tertabrak, ia mengejar mobil tersebut bak adegan film laga, lalu melakukan aksi anarkis di tengah jalan.

"Pengendara motor tidak terima, lalu mengejar dan memaksa mobil berhenti. Begitu berhenti, ia langsung melakukan perusakan," jelas Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, mewakili Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah, Sabtu (28/3/2026).

Viralnya video tersebut membuat aparat Kepolisian Sektor Panjalu bergerak secepat kilat. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengamankan situasi dan mempertemukan kedua belah pihak.

Namun, alih-alih berakhir di jeruji besi, kasus "sumbu pendek" di aspal Sukamantri ini berakhir dengan jabat tangan.

Baca Juga: Kisah Pilu Kakak Beradik Disekap dan Disabet Golok Saat Camping di Pantai Cibuaya

Sang pemuda yang sebelumnya tampak garang di video, akhirnya "kena mental" setelah menyadari dampak hukum dan sosial dari perbuatannya.

"Anggota Polsek Panjalu merespon cepat dan melakukan mediasi. Hasilnya, kedua belah pihak sudah berdamai dan saling memaafkan," ungkap AKP Carsono melalui sambungan telepon.

Sebagai konsekuensi dari aksi koboi jalanannya, pemuda tersebut telah menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada pengemudi mobil serta masyarakat luas.

Ia juga berkomitmen untuk mengganti seluruh kerugian materiil akibat kerusakan kaca dan spion mobil yang ia hancurkan.

Kepolisian mengimbau agar para pemudik dan pengguna jalan tetap menjaga kepala dingin, terutama di tengah kepadatan arus lalu lintas menjelang hari raya. Perselisihan di jalan raya tidak seharusnya diselesaikan dengan otot, melainkan dengan komunikasi yang baik.

Bagi warga yang mengalami atau melihat kejadian serupa, Polres Ciamis mengingatkan untuk tidak main hakim sendiri. Layanan gratis Call Center 110 selalu siaga 24 jam untuk memberikan bantuan kepolisian di mana pun Anda berada.

Load More