- Tiga ruang kelas SMP Negeri 3 Pabuaran, Sukabumi, ambruk pada Senin (30/3/2026) pukul 09.00 WIB akibat struktur bangunan rapuh.
- Meskipun terjadi saat jam aktif sekolah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden perobohan ini.
- Dinas Pendidikan segera meninjau lokasi dan berjanji mengintervensi agar kegiatan belajar mengajar dapat segera pulih.
SuaraJabar.id - Senin pagi (30/3/2026) yang seharusnya penuh semangat belajar di Desa Ciwalat, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi mencekam.
Sekitar pukul 09.00 WIB, saat matahari mulai meninggi, suara gemuruh material bangunan yang runtuh memecah keheningan di lingkungan SMP Negeri 3 Pabuaran.
Bukan karena gempa bumi, bukan pula karena hantaman badai. Tiga ruang kelas di sekolah tersebut ambruk seketika karena kondisi strukturnya yang sudah "lelah" dan lapuk dimakan usia.
Bangunan yang menjadi saksi bisu ribuan mimpi anak bangsa itu akhirnya menyerah, tak lagi sanggup menopang bebannya sendiri.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Yogi Regina, mengonfirmasi bahwa kerapuhan struktur menjadi biang keladi utama musibah ini.
"Bangunan ambruk akibat kondisi struktur yang sudah tua dan rapuh, sehingga tidak kuat lagi menopang beban," ujar Yogi saat meninjau lokasi reruntuhan yang kini luluh lantak.
Debu putih dari semen yang hancur dan tumpukan genting kini menutupi lantai tempat para siswa biasanya duduk menimba ilmu.
Akibat kejadian ini, tiga ruang kelas dipastikan rusak parah dan tidak mungkin lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Ruangan-ruangan itu kini hanya menyisakan kerangka kayu yang patah dan tembok yang retak seribu.
Beruntung, di balik musibah ini masih terselip keajaiban. Meski terjadi di jam aktif sekolah, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Baca Juga: Misteri Garis Polisi di SMAN 1 Cibitung: Proyek Sekolah Rp6,5 Miliar Berhenti Berdetak, Ada Apa?
Namun, hilangnya ruang kelas tentu menjadi pukulan berat bagi operasional sekolah dan psikologis para siswa.
Merespons cepat petaka ini, unsur P2BK, perangkat desa, Satpol PP, Koramil, hingga Polsek setempat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan area tersebut aman dari potensi runtuhan susulan.
Kabar duka pendidikan ini pun sampai ke telinga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kondisi SMPN 3 Pabuaran yang compang-camping.
“Kami sudah menerima laporan detail mengenai kejadian ini. Mudah-mudahan bisa segera kami intervensi secepatnya agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama,” ungkap Deden memberikan harapan bagi warga sekolah.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Hari Pertama Sekolah Usai Libur Lebaran, Ruang Kelas SMPN 3 Pabuaran Sukabumi Ambruk"
Berita Terkait
-
Misteri Garis Polisi di SMAN 1 Cibitung: Proyek Sekolah Rp6,5 Miliar Berhenti Berdetak, Ada Apa?
-
Geger Siang Bolong! Jasad Pria Tertelungkup di Aliran Air Dangkal Warudoyong Sukabumi
-
Tak Ada Ampun! Dedi Mulyadi "Haramkan" Kontraktor Nakal di Jabar: Hasil Buruk, Langsung Blacklist
-
'Bom Waktu' di SMPN 3 Banjarsari Ciamis Meledak: 15 Tahun Tanpa Renovasi, Atap Kelas Ambruk
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil
-
Persib Bandung Rekrut Gabriel Mutombo, Eks Bek Lyon Pengganti Federico Barba