- Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur setelah KRL tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.
- KA Argo Bromo Anggrek terlibat insiden dengan KRL yang sedang berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur tersebut.
- Kementerian Perhubungan dan KNKT melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan penanganan medis intensif bagi seluruh korban kecelakaan itu.
Hingga saat ini pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Untuk mendukung kelancaran penanganan, dilakukan penyesuaian operasional perjalanan KRL yang sementara hanya sampai Stasiun Bekasi.
Ia memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian dengan mempertimbangkan keselamatan korban dan petugas di lapangan.
Dudy bersama tim teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berada di lokasi sejak Senin malam (27/4), hingga Selasa pagi (28/4), untuk memimpin langsung penanganan di lapangan.
Ia menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia dan berharap korban luka dapat segera pulih, sekaligus menegaskan kejadian itu menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan," katanya.
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Selasa (28/4) pagi menemui langsung korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga yang terdampak serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut.
Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi, khususnya pada perlintasan sebidang yang masih memiliki potensi risiko tinggi.
“Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan Pemerintah. Kami segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” kata Presiden Prabowo. [Antara].
Baca Juga: KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Tag
Berita Terkait
-
KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Beroperasi Sesuai Jadwal Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan
-
Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September