Andi Ahmad S
Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB
Ilustrasi truk tambang di Bogor Barat saat melintas. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemkab Bogor menargetkan pembebasan lahan jalur khusus tambang di wilayah barat tuntas pada tahun 2026 mendatang.
  • Kebijakan ini bertujuan meminimalkan gangguan aktivitas pertambangan terhadap mobilitas masyarakat serta menjaga ketertiban lalu lintas umum.
  • Pemerintah mengalokasikan dana APBD dan menerima hibah lahan dari pengusaha tambang guna mempercepat proses pembangunan jalan.

Namun, dalam audiensi antara Bupati Bogor Rudy Susmanto dan 28 pengusaha tambang di Pendopo Bupati Bogor, pada Januari 2026, para pengusaha menyatakan iktikad baik dengan bersedia menghibahkan sebagian lahan yang mereka kuasai.

“Kalau hibahnya banyak, maka anggaran pembebasan lahan bisa dialihkan untuk konstruksi jalan. Ini tentu mempercepat pembangunan,” kata Ajat.

Ia menjelaskan, langkah tersebut memungkinkan Pemkab Bogor memanfaatkan dana APBD secara lebih efisien, karena tidak seluruh trase harus dibebaskan menggunakan dana pemerintah. [Antara].

Load More