- Wings Group meluncurkan merek Aquviva pada Februari 2025 dengan harga murah untuk menantang dominasi pasar AMDK di Indonesia.
- Strategi promosi masif berhasil meningkatkan jumlah uji coba konsumen namun kini menghadapi tantangan retensi yang cukup serius.
- Konsumen mengeluhkan kualitas rasa serta sumber air PDAM yang digunakan Aquviva di pabrik Cikarang pada April 2026.
Kekecewaan sensorik ini memuncak ketika fakta mengenai sumber air Aquviva perlahan terbongkar ke publik.
Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke pabrik PT Tirta Alam Segar di Cikarang pada April 2026 mengungkap bahwa pasokan air baku Aquviva diperoleh dari pengelola kawasan industri MM2100 yang terhubung dengan Perumda Tirta Bhagasasi, yakni PDAM Kabupaten Bekasi.
Penggunaan air PDAM olahan atau air sumur bor ini memicu reaksi keras dari konsumen yang selama ini mengasosiasikan AMDK berkualitas dengan mata air pegunungan.
Pengguna X @HanafiPutro mencuit, 'Air nya aquviva kan hasil bor tanah, cek aja di pabrik nya bekasi. Jadi ya ada rasa air keran ny'.
Sementara itu, kekhawatiran yang lebih ekstrem diungkapkan oleh @RakhmatHendra “Eksistensi tapi air nya gak di benahi, gila aja makek air sumur bor di bekasi. Terus banyak orang kapok minum aquviva karna sakit ke tenggorokan juga.”
Di tengah rentetan sentimen negatif ini, terdapat upaya kuat dari pihak merek untuk terus membingkai (framing) narasi bahwa Aquviva adalah sebuah kesuksesan besar.
Narasi kesuksesan ini terus digaungkan, seolah menutupi kelemahan fundamental pada kualitas produk. Padahal, pakar pemasaran memperingatkan bahwa taktik ini sangat rentan gagal dalam jangka panjang. Safaruddin menggarisbawahi perbedaan krusial antara uji coba awal dan pembelian ulang.
“Promosi memang dapat meningkatkan penjualan jangka pendek, tetapi jarang menciptakan loyalitas jangka panjang jika tidak disertai diferensiasi yang jelas,” ujar Safaruddin.
Baca Juga: Mogok di Rel Kereta? Korlantas Polri Evaluasi Keamanan Mobil Listrik Usai Kecelakaan Maut Bekasi
Berita Terkait
-
Mogok di Rel Kereta? Korlantas Polri Evaluasi Keamanan Mobil Listrik Usai Kecelakaan Maut Bekasi
-
Fakta-fakta Mengejutkan Kecelakaan Kereta Bekasi Timur dan Potensi Masalah Taksi 'Green SM'
-
KRL BekasiCikarang Kembali Normal, Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka
-
Polisi Bidik Tersangka! Masinis - Sopir Taksi Online Akan Diperiksa Terkait Tabrakan Maut Bekasi
-
Titik Terang Identitas Korban, Ini Daftar 10 Nama Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran