Suhardiman
Rabu, 03 Juni 2026 | 22:24 WIB
Timnas Putri Indonesia saat menghadapi Singapura. [Suara.com/ Rahman]
Baca 10 detik
  • Timnas Putri Indonesia kalah 0-2 dari Singapura pada laga Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik, Bandung, 3 Juni 2026.
  • Gol kemenangan Singapura dicetak oleh Danielle Tan dan Nicole Lim pada babak pertama pertandingan yang berlangsung di Bandung.
  • Pelatih Satoru Mochizuki akan mengevaluasi performa tim pasca kekalahan untuk menghadapi pertandingan melawan Kamboja pada 9 Juni 2026.

SuaraJabar.id - Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor 0-2, pada pertandingan Garuda Championship Series Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu, 3 Juni 2026.

Dua gol Singapura pada pertandingan tersebut dicetak oleh Danielle Tan saat memasuki menit 10 dan Nicole Lim di menit 22.

Setelah pertandingan, pelatih Timnas Putri, Satoru Mochizuki, menyampaikan permohonan maaf lantaran dalam laga tersebut pasukannya menelan kekalahan.

Selain itu, pelatih asal Jepang ini merasa sedih lantaran meski bermain sebagai tuan rumah skuad Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan tim tamu.

"Pertama tama, saya ingin meminta maaf dan sangat merasa sedih karena walaupun bermain di home, tetapi kita kalah dalam pertandingan ini," katanya usai laga.

Lebih lanjut Satoru Mochizuki mengatakan, pada pertandingan tersebut anak asuhnya sudah berusaha menampilkan permainan terbaiknya untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, hingga berakhirnya pertandingan anak asuhnya tidak dapat mencetak gol. Sehingga, skuad Garuda Pertiwi harus takluk dua gol tanpa balas.

"Pemain sudah berjuang dengan baik, dengan keras dan permainan bisa berjalan dengan baik dan kedudukan bisa berbalik," jelasnya.

Sebelumnya, Satoru Mochizuki sudah mempersiapkan anak asuhnya dengan matang dan hingga sesi latihan terakhir semuanya berjalan seusai rencana.

Namun, saat pertandingan ia melihat anak asuhnya tampak kesulitan dan strategi yang disiapkan tidak berjalan maksimal.

"Memang kalau kita mau bedah lebih jelas memang agak sulit dijelaskan. Kalau dilihat dari latihan terakhir pemain bisa membawa bola dengan baik tetapi malam ini sulit mendapatkan ritme yang bagus," ungkapnya.

Dari pertandingan ini, Satoru Mochizuki, mengambil banyak pelajaran dan akan membenahi kekurangan pasukannya, agar di laga selanjutnya bisa tampil lebih baik lagi dan meraih hasil maksimal.

"Saran, pemain bisa lebih tenang lagi dalam bermain. Memang dalam sepak bola apabila kita kehilangan ritme, susah untuk membangun ritme kembali," ujarnya.

"Jadi mungkin penyesalannya bisa memberikan saran lebih baik dan pemain melakukan lebih tenang," tegasnya.

Selanjutnya, skuad Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Kamboja pada Selasa 9 Juni 2026 pukul 15.30 WIB.

Load More