- Tim Hotman 911 memberikan pendampingan hukum gratis kepada keluarga korban kekerasan berat berinisial YTR asal Rancaekek, Jawa Barat.
- Pendampingan dilakukan untuk mencegah intimidasi pelaku dan membantu proses hukum agar kepolisian segera menangkap terduga pelaku tersebut.
- Pihak pengacara mendorong korban lain untuk melapor agar kasus kekerasan sadis ini dapat ditangani secara menyeluruh oleh kepolisian.
SuaraJabar.id - Tim hukum Hotman 911 memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma kepada keluarga YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menjadi korban kekerasan berat oleh kekasihnya.
Perwakilan tim Hotman 911, Pangeran Reza Pramadia, mendatangi kediaman korban untuk bertemu dengan keluarga dan memastikan porses pendampingan berjalan maksimal.
Reza mengatakan, dirinya mendapatkan tugas dari pengacara senior, Hotman Paris Hutapea untuk mengawali mengawal kasus ini termasuk memberikan bantuan hukum.
"Saya mendapatkan tugas dari Bapak Hotman Paris untuk ikut mengawal kasus ini dan memberikan pendampingan hukum secara gratis untuk pihak keluarga korban," katanya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, Hotman Paris menaruh perhatian serius terhadap perkara ini, karena dinilai sebagai tindak kekerasan yang sangat kejam.
Kondisi itu menurutnya, menimbulkan kekhawatiran akan munculnya korban lain maupun potensi ancaman dari terduga pelaku yang hingga kini masih berada di luar.
"Menurut beliau (Hotman Paris), ini kan kasusnya luar biasa sadis ya, sebetulnya. Takutnya kan akan banyak korban-korban bermunculan, sedangkan si terduga pelaku itu kan masih ada di luar nih," ucapnya.
"Takutnya mengintimidasi atau ada dendam kepada siapa pun," ungkapnya menambahkan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya intimidasi maupun ancaman terhadap keluarga korban, tim Hotman 911 bergerak cepat dengan memberikan pendampingan.
Baca Juga: 6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
"Justru itu saya datang ke sini secepatnya untuk ikut bersama-sama dengan teman-teman yang lain untuk ikut menjaga, memberikan pendampingan hukum. Itu yang terpenting untuk pihak keluarga korban," tegasnya.
Mengenai kemungkinan adanya korban lain, pihaknya saat ini masih menelusuri informasi tersebut dan menunggu perkembangan lebih lanjut dan laporan resmi dari kepolisian.
"Yang saya tahu sih ada (korban) dari Garut ya, tapi yang lain sih masih belum tahu pasti, soalnya kan belum ada laporan resmi dari kepolisian juga," ucapnya.
Melalui pendampingan yang diberikan, Reza berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap terduga pelaku dan mendorong masyarakat yang merasa menjadi korban untuk berani melapor.
"Harapan kita sih si terduga pelaku bisa segera tertangkap ya. Dan juga untuk korban-korban lainnya bisa ikut melapor," ujarnya
"Pokoknya jangan takut karena dengan ikut melapor, kita membantu pihak kepolisian untuk memberantas kejadian semacam ini biar tidak terulang lagi ke depannya," tegasnya.
Berita Terkait
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Hilang 3 Tahun, Wanita Asal Bandung Tiba-tiba Ditemukan di IGD RSHS dengan Luka Berat
-
Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor
-
Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba