- Seorang perempuan berinisial YTR mengalami luka berat akibat penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, Taufik Hidayat, di Cileunyi, Bandung.
- Tindakan kekerasan tersebut terungkap setelah pelaku membawa korban ke rumah sakit dengan alasan jatuh di kamar mandi pada Juni 2026.
- Polda Jawa Barat berhasil menangkap Taufik Hidayat setelah sempat buron dan menetapkan pelaku ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
SuaraJabar.id - Seorang perempuan berinisial YTR (29) menjadi korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya Taufik Hidayat (TH), hingga mengalami luka berat.
Korban dan pelaku terakhir tinggal di salah satu kosan yang terletak di kawasan Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Penjaga kosan, Resa Rohendi, mengatakan pelaku dan korban datang ke kosan sekitar awal Maret 2026 dan mengaku sebagai suami istri hingga akhirnya tinggal di lokasi tersebut.
Setelah beberapa bulan tinggal di kosan, pelaku meminta tolong kepadanya untuk mengantar korban ke rumah sakit (RS). Namun, saat di RS pelaku tidak mengaku sebagai suami YTR, hal itu membuatnya merasa curiga.
"Dari sini ke rumah sakit ke RSUD dulu ini jadi ke Ujungberung dulu gak langsung ke RSHS, ke UGD ini jadi ada kejanggalan ini Taufik tersangka ini tidak mau bilang suami," katanya, Selasa (23/6/2026).
Saat itu, Resa juga mencoba bertanya kepada Taufik terkait kondisi YTR. Menurutnya, dalam pengakuan pelaku korban terjatuh dari kamar mandi.
"Ini awalnya bilang jatuh dari kamar mandi, abis itu karena dari Uber gabisa nanganin, ini dirujuk ke RSHS," jelasnya.
Selama di mobil dalam perjalanan menuju rumah sakit, Resa mengaku tidak mengobrol dengan korban. Lantaran saat itu, YTR menggunakan kerudung dan masker.
"Saya nggak tahu kondisinya seperti apa, pakai kerudung korban juga di belakang dan saya duduk di depan untuk matanya juga nggak kelihatan karena pakai kerudung mukanya ketutupan," ungkapnya.
Baca Juga: 2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
Setibanya di RSHS, ia diminta untuk mengaku sebagai keluarga korban, namun dengan tegas menolak permintaan pelaku dan memilih untuk menjawab jujur.
Selain itu, dokter juga merasa curiga dengan kondisi korban yang disebut jatuh dari kamar mandi.
"Pas udah di RSHS ketemu dengan dokter ngisi keterangan yang sesungguhnya kan, itu dokter mengharapkan adanya pihak keluarga, tapi kan saya nggak tahu kontak keluarganya," ungkapnya.
Kemudian, pelaku dipanggil pihak rumah sakit, saat itu Resa menunggu di luar. Namun, setelah itu Taufik malah marah kepadanya.
Selain itu, pelaku juga mengajak berantem. Setelah sempat adu argumen, pelaku akhirnya pergi entah kemana.
"Setelah itu dan ketika saya tunggu di luar, si pelaku ini nelpon kemudian marah-marah dan ngajak ke depan ke jalan sepi ngajak berantem," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Mengaku Pasutri tapi Ogah Tunjukkan Buku Nikah, Pelaku Penyekapan di Bandung Dikenal Arogan
-
Ungkap Jejak Kekerasan DPO Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Mantan Istri Pelaku
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba